Sebarkan berita ini:

10-nelayan-cilacapSEMARANG[SemarangPedia] – Nelayan di kabupaten Cilacap beberapa bulan terakhir ini tidak bisa melaut, akibat cuaca ekstrem dan gelombang laut di pantai Jateng selatan semakin membahayakan, disertai kencangnya angin barat, sehingga mereka terpaksa beralih profesi.

Maryadi seorang nelayan di Cilacap mengatakan ratusan nelayan di wilayah pantai selatan tidak berani melaut, akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam enam bulan terakhir ini.

Para nelayan, lanjutnya, terpaksa menyandarkan perahunya,  sehingga mereka mulai beralih profesi hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, saya terpaksa menjadi buruh bangunan, sedangkan  istri di rumah membuat bakso berbahan ikan untuk dijual ke pasar,” ujarnya pada kesempatan ‘Ngopi Bareng Mas Ganjar, bersama para nelayan, petani, dan pelaku UMKM serta masyarakat di kawasan Pantai Teluk Penyu Kabupaten Cilacap, Rabu malam. (9/11)

Dia menambahkan jika cuaca bersahabat para nelayan bisa melaut dan hasil tangkapan ikan bisa mencapai Rp300.000 per hari. Namun, saat ini hasil dari buruh bangunan dan jualan bakso ikan jauh lebih kecil.

“Tapi saat ini dengan kondisi cuaca ekstrem, hasil menjadi kuli bangunan tidak seberapa. Sementara, hasil berjualan bakso ikan yang diterima istri saya jauh lebih kecil. Setiap hari keuntungan yang diperoleh sekitar Rp100.000. Itu pun jika bakso yang dipasarkannya habis semua,” tuturnya.

Melihat kondisi seperti itu, Maryadi mengharapkan agar Pemprov Jateng bisa mencarikan solusi kepada nelayan di wilayah pantai selatan Jawa.

“Saya mengharapkan Gubernur Jatenmg Ganjar Pranowo bisa memberikan solusi terbaik bagi nelayan di saat paceklik seperti ini,” ujarnya. (RS)

166
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>