Sebarkan berita ini:

23-Pazzarseni1SEMARANG[SemarangPedia] – Dewan Kesenian Semarang (Dekase) akan menggelar Pazaarseni 2016, sebagai upaya untuk mempertemukan masyarakat kesenian dari berbagai genre seni.

Ketua Dekase, Mulyo Hadi Purnomo mengatakan Pazaarseni memiliki semangat untuk membangun ruang apresiasi, edukasi, dan tempat bertemunya seni dengan masyarakat yang menghidupinya.

“Kami ingin menciptakan pasar seni dalam arti luas [seni dan/atau barang-barang seni] sebagai salah satu daya dukung penting kemajuan kota,” ujarnya di Semarang, Kamis. (23/6)

Melalui Pazaarseni 2016, lanjutnya, upaya untuk mempertemukan masyarakat kesenian dari berbagai genre seni, baik seniman, kolektor, pemerhati seni, akademisi dan masyarakat umum sebagai penonton bisa terwujud.

Lazimnya pasar, dia mebambahkan tidak ada sekat dan ekslusifitas, mulai dari seni klasik, seni konsep, seni ngepop atau berorientasi pasar bebas disuguhkan dalam satu ruang bersama.

“Dengan Pazaarseni setiap tahun kami juga berkeinginan menciptakan ruang penghargaan berkala bagi beragam aktivitas seni di Semarang,” tuturnya.

Kegiatan Pazaarseni akan digelar pada 26-31 Agustus 2016 di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Jl. Sriwijaya, Semarang.

Ketua Pazaarseni 2016, Adji Nugroho menuturkan beragam kegiatan akan digelar antara lain pasar dan pameran seni rupa yang diikuti 30 stan lukisan, patung, dan benda-benda seni lainnya.

Kemudian tribute exhibition yakni, pameran tematik untuk mengenang kiprah  seniman-seniman terdahulu. Juga ada infografis ikon seni kota  yang berisi 10 panel infografis ikon seni bersejarah berupa tokoh, bangunan, dan peristiwa yang telah mewarnai dunia seni Kota Semarang.

”Para pelukis dari berbagai kota yang menjadi peserta Pazaarseni 2016 akan diajak berkeliling Kota Semarang dalam acara on the spot art city tour. Selama dua hari, mereka akan unjuk kemampuan dalam sketsa dan lukis on the spot pada lokasi-lokasi terpilih di Kota Semarang, ” ujarnya.

Menurutnya, ada juga festival monolog Semarang, panggung musik yang menampilkan musisi-musisi Semarang lintas genre, pemutaran film, dan lapak buku.

“Berkeinginan mengajak dan melibatkan pelaku seni lebih luas, khususnya generasi muda terlibat berbuat sesuatu untuk kota kita. Kami masih membuka kesempatan bagi pihak-pihak yang ingin bergabung dan meramaikan Pazaarseni 2016,” tutur Adi.

 

130
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>