Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Selama Januari hingga awal Frebuari 2019 bencana longsor di berbagai daerah di Jateng terjadi mencapai sebanyak 125 kasus yang tersebar di 24 kabupaten/kota.

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat terdapat 125 kejadian tanah longsor di 24 kabupaten/kota di Jateng Januari hingga awal Februari 2019 ini.

Kepala BPBD Jateng Sudaryanto mengatakan sejumlah kabupaten itu meliputi Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Karanganyar, Klaten, Kabupaten Magelang dan Wonosobo, disusul Temanggung, dan Kabupaten Semarang.

Selain itu, lanjutnya, longsor juga menerjang Kabupaten Sragen, Pati, Kudus, Jepara, Kendal, Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Tegal, Brebes, Kota Semarang dan Kota Tegal,” ujar, Selasa (12/2).

Menurutnya, dari banyaknya longsor itu telah mengakibatkan timbulnya dua korban meninggal seperti yang terjadi di Kabupaten Wonosobo dan Kota Semarang.

Sementara untuk korban luka ringan delapan orang yang tersebar di Kebumen, Jepara dan Kabupaten Semarang. Sedangkan satu orang mengalami luka berat saat kejadian di Kota Semarang.

Sjumlah daerah, dia menambahkan di antaranya Kota Solo, Salatiga, Kota Magelang, Kota Pekalongan, masih aman dari bencana longsor. Begitu juga Kabupaten Blora, Rembang, Grobogan, Pemalang, Demak, Boyolali dan Sukoharjo.

Namun demikian, tutur Sudaryanto, kepada seluruh masyarkat di Jateng dihimbau untuk tidak mengendurkan kewaspadaan. Bahkan di musim hujan yang masih berlangsung saat ini.

Dia menuturkan hujan dengan intensitas lebat berpotensi besar menimbulkan rongga tanah terisi air hujan dan menyebabkan tanah longsor terutama di lereng pegunungan dan perbukitan. (RS)

31
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>