Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Hari pertama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mulai berkeliling Kota Semarang untuk memastikan warganya menjalankan protokol kesehatan.

Berangkat gowes dari Puri Gedeh sekitar pukul 06.00 WIB, Ganjar dengan pengeras suara ‘berpatroli’ mengontrol setiap gang-gang kecil di Kecamatan Tegalsari dan berhenti setiap melihat ada kerumunan warga yang sedang berbelanja pagi namun tak memakai masker.

“Bu, maskere dipakai ya. Jangan males, ayo sudah sejak 10 bulan lalu diingatkan,” ujarnya, Senin (11/1).

Ganjar lalu melanjutkan kayuhan sepedanya ke arah gang-gang sempit lainnya. Seolah tak mau kecolongan, Bahkan memilih melalui jalan-jalan sempit yang kemudian ditemukan pasar tiban dipenuhi warga Jagalan, Semarang Tengah.

“Bapak ibu, maskernya dipakai ayo ingat Coronanya masih ada, di Semarang masih tinggi. Tolong bantu pemerintah ya,” tuturnya.

Tak sedikit pula yang diminta Ganjar untuk pulang karena tak menggunakan masker. Selain mengingstkan, dia juga mengedukasi warga bahwa penggunaan masker adalah yang paling baik.

Nek mboten ngagem masker, mboten usah medal, sudah di rumah saja malah aman. Ayo dipakai maskernya,” ujar Ganjar.

Belum selesai, Ganjar melanjutkan perjalanannya menuju kawasan Pecinan. Dia kemudian mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan. Dalam berjualan, agar selalu menjaga jarak dan mengenakan masker.

“Bapak-bapak, Ibu-ibu, hari ini mulai pembatasan se-Jawa Bali sampai 25 Januari nanti. Diingat, kita pembatasan mulai 11-25 Januari, kalau panjenengan tertib kita bisa menekan penularan. Ayo kita jaga diri, untuk menjaga keluarga, dengan itu kita juga menjaga negara. Maskernya selalu dipakai nggeh,” tutur Ganjar.

Selain berkeliling sembari gowes, Ganjar juga membagikan masker dengan corak merah putih. Sepanjang perjalananpun, dia menggunakan pengeras suara dan mengingatkan warga untuk mengenakan masker serta menjaga jarak.

Sebagai informasi, Pemerintah memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali. Kebijakan ini mulai berlaku pada hari ini, Senin (11/1) hingga dua pekan ke depan, 25 Januari 2021.

PPKM berlaku di sejumlah wilayah yang memenuhi empat kriteria yang ditetapkan pemerintah. Kriteria itu di anyaranya tingkat kematian di atas tingkat kematian nasional yaitu 3 %, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional 82%, tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional 14% dan tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) untuk ICU dan isolasi di atas 70%. (RS)

7
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>