Sebarkan berita ini:

14-LautSEMARANG[SemarangPedia] – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah menampilkan berbagai produk unggulan Usaha Kecil Mengah mitra binaan- nya, di arena Jateng Fair 2016.

Menurut Kasi Pengolahan Hasil & Pemasaran Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Provinsi Jawa Tengah Sri Sumartini, produk yang ditampilkan merupakan hasil olahan produk perikanan, olahan ikan dan juga  spirulina di airtawar yang merupakan pertama di Indonesia.

“Spirulina merupakan mikroorganisme bersel satu dan memiliki kandungan multivitamin lengkap, protein tinggi, namun, tidak menimbulkan alergi,” tuturnya kepada Semarangpedia.com, Sabtu. (13/8)

Dia mengatakan produk yang ditampilkan sudah memiliki manajemen mutu, cara pengolahan yang layak dan baik, manajemen produksi yang baik.

Selain itu, dia menambahkan produk binaanya juga sudah berstandar nasional Indonesia (SNI), memiliki sertifikat halal, memiliki ijin Pangan Industri Rumah Tangga ( PIRT).

Produk olahan makanan yang ditampilkan seperti Bandeng Presto Juwana, Bandeng Bu Darmono, Abon Lele merk Lelequ, Al Fadh yang spesialis di abon lele dan olahan ikan air tawar.

Selain itu, lanjutnya,  saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah juga sedang mengembangkan potensi komoditas strategis dari sektor kelautan lainnya seperti garam.

Menurutnya, lahan potensi garam saat ini mencapai 10.452,8 hektare (ha) dan yang telah dimanfaatkan seluas 5.922,89 ha. Ini tersebar di lima kabupaten mencakup Brebes, Demak, Jepara, Pati dan Rembang. (RS)

91
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>