Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Jalur rute distribusi narkoba regional di wilayah Jateng berasal dari Tiongkok, Jerman, India, Belanda dan Malaysia. Bahkan cara masuk barang haram itu pun kini melalui beragam kamuflase.

Kepala BNN Jateng Brigjend Pol Dr Benny Gunawan mengatakan hasil pantauannya jika jalur rute distribusi narkoba regional di Jateng berasal dari Tiongkok, Jerman, India, Belanda dan Malaysia.

Bahkan, lanjutnya, cara masuk barang haram itu pun kini melalui beragam kamuflase, sedangkan daerah rawan di Jateng meliputi Banyumas, Pekalongan, Jepara, Solo, Cilacap dan Kota Semarang.

“Pengguna narkoba pada 2019 mencapai sebanyak 195.081 atau 1,3% dengan usia 15 sampai 64 tahun. Bahkan pada malam tahun baru lalu, kami menemukan sekelompok warga yang menyalahgunakan obat batuk menjadi narkoba. Ini artinya perlu intervensi dalam bentuk pemberdayaan alternatif,” ujarnya saat bersilaturahmi dengan Gunbernur Jateng Ganjar Pranowo rumah dinas Puri Gedeh, Jumat (17/1).

Menurutnya, distribusinya melalui pelabuhan, jalur tol trans Jawa, rute penerbangan yang semakin banyak, selain Lapas, serta bertambahnya WNA di Jateng.

Disisi lain, dia menambahkan Jateng ini pasar ketiga setelah Jabar dan Jatim, sehingga butuh regulasi yang lengkap. Sementara, BNN baru ada di sembilan kabupaten kota, hingga harus mengampu 26 kota/kabupaten lainnya.

Dari laporan BNN itu, Ganjar pun sempat kaget karena penggunaan narkoba bisa dilakukan dengan penyalahgunaan obat.

Dengan demikian, lanjutnya, sisi pertahanan narkoba diharapkan harus lebih kuat, mengingat penyusunan Perda harus menunggu lama, meski juga akan diupayakan bisa secepatnya membuat Peraturan Gubernur Jateng.

“Saya juga sampaikan ke Pak Presiden Jokowi, jika narkoba jadi musuh negara. Dengan Pergub, sifatnya lebih luas dan bisa menggigit semua. Kita buat kampanye jika narkoba ini sekarang sudah masuk ke rumah warga. Kita perlu gandeng komunitas untuk sosialisasikan pencegahan. Kita buat lomba vlog, hadiahnya sepeda motor, kamera, laptop, handphone. Kita gerakkan MUI, pelajar, mahasiswa, awal Februari,”tutur Ganjar. (RS)

6
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>