Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap kasus pembobolan minimarket hingga perampokan emas yang meresahkan masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto mengatakan selama Januari hingga Juni 2020 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng telah mengungkap kasus curas, curat berbagai modus serta pemalsuan dokumen kendaraan bermotor.

Menurutnya, kasus pertama, Curat spesialis alfamart dan indomart dengan 4 perkara yaitu di Indomart Banyumas. Pelaku  berjumlah 2 orang menggunakan modus mengancam dengan senjata tajam.

Selanjutnya di Indomart Gumilir dengan modus  membobol ATM Bank dalam Indomart. Barang Bukti yang diamankan uang tunai senilai Rp1 milyar yang ada di dalam mesin ATM.

“Modus Operandi pelaku pura-pura membeli kemudian menyekap penjaga toko,” ujarya dengan didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng diwakili oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jateng AKBP R Fidelis Purna Timoranto, Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng AKBP Parisian Herman Gultom dan Kasat Reskrim Polres Semarang, Kasat Reskrim Blora dan Kasat Reskrim Demak, Rabu (16/9).

Selain itu, lanjutnya, kasus perampokan yang terjadi di Alfamart  Jalan Teuku Umar Indomart dan Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, modusnya mengancam dengan senjata tajam. Barang bukti di antaranya uang tunai sebesar Rp32.500.000.

Bahkan, tutur Wihastono, kasus pembobolan rumah Tresna Hukmara di Desa Purbo Rt 04/Rw 03, Kecamatan Bawang, Kabuoaten Batang. Petugas mengamankan uang senilai Rp 433.000.000, 11 Unit KBM, 4 motor, 1 Kulkas, 1 mesin cuci.

Selain Kasus Curat di Indomart dan Alfamart ada juga pencurian spesialis KBM Mitsubishi L-300 yang terjadi pada Rabu (2/9) lalu di Kabuoaten Demak. Tersangka berjumlah 6 orang dan 3  di antaranya masih DPO. Kerugian ditaksir mencapai Rp 130 juta.

“Pelaku memang spesialis mencuri mobil L-300 dengan alasan lebih mudah untuk dilakukan pencurian dan daya jualnya lebih cepat,” tutur Kombes Pol Wihastono.

Kasus lain yang diungkap pencurian di toko mas yang terjadi pada Sabtu (25/7) lalu di Toko Emas Tony, Kabupaten Blora. Modus pelaku mengancam dengan senjata tajam dan memecah etalase dengan sabit. Kerugian ditaksir mencapai Rp 274 juta.

“Seperti yang banyak beredar di medsos pelaku langsung masuk dan menodongkan sabit, pelaku ada 3 orang. Pelaku mengaku baru sekali melakukan perampokanm” ujar Kombes Pol Wihastono.

Ditreskrimum Polda Jateng juga mengungkap kasus perusakan pintu mobil dan pecah kaca pada Jumat (28/8) di Rest Area Km 429 Ungaran dan Jalan Raya Wilkum Polres Ungaran. Total kerugian Rp2.000.000.

“Pelaku yang kami ungkap ada 3 orang, pelaku dijerat dengan Pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutur Kombes Pol Wihastono.

Bahkan yang terakhir kasus pembobolan rumah kosong milik Rohman di Bawen  Kabupaten Semarang pada (21/8). Pelaku berjumlah 6 orang dan 1 masih DPO. (RS)

36
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>