Sebarkan berita ini:

22-segel pajakSEMARANG[SemarangPedia] – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I semakin tegas menindak para penunggak pajak dan menyita aset mereka, sebagai upaya  untuk menyadarkan wajib pajak membayar kewajibannya dan melaporkan SPT dengan benar.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I Dasto Ledyanto mengatakan langkah itu dilakukan dengan  melibatkan 27 juri sita negara serta aparat kepolisian.

Saat ini, lanjutnya, sudah terdapat sebanyak 17 wajib pajak di Kota Semarang secara serentak disita asetnya oleh DPJ Jawa Tengah I, karena mereka membandel tidak mambayar tunggakan pajak.

Wajib pajak sebanyak itu, dia menambahkan selain dua wajib pajak orang pribadi juga 15 wajib pajak badan dengan nilai tunggakan mencapai sebesar Rp 62,9 miliar.

Menurutnya, penyitaan asset dari satu wajib pajak orang pribadi yang bergerak usahanya dibidang kuliner restoran dan wajib pajak badandi antaranya perusahaan yang bergerak disektor industri perdagangan dan pengolahan.

“Selain dilakukan di Semarang juga pelaksanaan penyitaan serentak bersama di wilayah KPP Pati , KPP Kudus, KPP Demak, KPP Jepara dan KPP Batang,” ujarnya. Jumat. (22/4).

Dia mengatakan tindakan tegas tidak hanya pada penyitaan aset ,tetapi bias ke ranah hukum jika wajib pajak masih tidak melunasi tunggakan, bahkan pemblokiran rekening, ditingkatkan pengusulan pencegahan selama enam bulan serta bisa diperpanjang hingga upaya akhir penyanderaan atau gijzeling.

“Pelelangan asset juga bias dilakukan, jika wajib pajak tidak melunasi. Pelelangan bekerja sama dengan Kantor Lelang Negara dan hasilnya untuk melunasi pembayaran penunggakan pajak,” tuturnya.

Dia mengaharapkan dengan dilakukannya penindakan tegas dan penyitaan aset ini bisa membuka mata wajib pajak untuk tidak menunggak pajak dan melaporkan SPT dengan benar.

Hingga saat ini di wilayah DJP Jawa Tengah 1 terdapat 60% lebih wajib pajak yang melakukan tindakan pidana pelaporan SPT dengan data yang tidak benar, sehingga menimbulkan kerugian negara.

 

88
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>