Sebarkan berita ini:

25-Pasar Johar terbakar1SEMARANG[SemarangPedia] – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Juliari P Batubara menilai kompleks Pasar Johar Semarang harus segera diaudit pascaterulangnya musibah kebakaran sejumlah pasar pendukung di sekitar di kawasan itu.

“Pasar tradisional terbesar di Jateng yang terbakar belum lama itu, disusul Pasar Yaik di sebelah baratnya dilalapan api dan disusul lagi Pasar Kanjengan di sebelah selatannya ludes terbakar. Semuanya masih di kompleks Pasar Johar,” ujarnya di Semarang, Sabtu malam. (25/6)

Juliarti di Semarang mengikuti kegiatan buka bersama dan sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan mengundang pengurus PDI Perjuangan dari tingkat PAC hingga DPC dari empat kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Empat kabupaten/kota itu, terdiri Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) I Jateng yang menjadi dapil Ari, sapaan akrab Juliari.

Menurutnya beberapa kali kebakaran yang terjadi di kompleks Pasar Johar semestinya menjadi perhatian Pemerintah Kota Semarang, untuk segera melakukan audit secara menyeluruh, terutama instalasi kelistrikannya.

“Kalau beberapa kali terbakar karena korsleting (hubungan arus pendek listrik), menunjukkan ¬†jaringan instalasi kelistrikannya sudah tidak layak, akibat usianya sudah terlalu tua,” tuturnya.

Anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi itu meminta Pemkot Semarang mengambil langkah cepat, agar kejadian kebakaran tidak terulang kembali di kemudian hari.

Audit, lanjutnya, harus diutamakan dan segera dilakukan secara menyeluruh mengenai kondisinya, baik struktur bangunan hingga kelistrikan dan hasil audit bisa menyimpulkan berbahaya komplek itu perlu dikosongkan dulu sebelum dibangun lagi.

Menurutnya, ada beberapa blok yang kelistrikannya yang masih layak, sehingga bisa digunakan untuk kegiatan berdagang, tetapi yang tidak layak sebaiknya tidak dipakai dulu.

“Pemkot Semarang bisa menyiapkan tempat relokasi untuk memindah pedagang. Ke mana pedagang harus pindah sementara? Kan perlu dipikirkan juga,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Pada prinsipnya, dia menambahkan kejadian kebakaran di kompleks Pasar Johar Semarang yang sudah tiga kali terulang jangan di kemudian hari terjadi lagi, bahkan jika sampai menelan korban jiwa itu sangat memprihatinkan.

Pada Sabtu, 9 Mei 2015, Pasar Johar Semarang terbakar hebat hingga meludeskan ribuan kios milik pedagang dan membuat pedagang harus pindah ke Lapak Sementara Pasar Johar di kawasan MAJT Semarang.

Belum genap satu tahun, Pasar Yaik yang bersebelahan dengan Pasar Johar terbakar, Sabtu (27/2) menghanguskan belasan kios milik pedagang yang diduga karena terjadinya korsleting listrik.

Pada hari yang sama, Sabtu (18/6) , giliran Pasar Kanjengan yang juga masih satu kompleks dengan Pasar Johar terbakar menghanguskan belasan toko yang diduga disebabkan korsleting listrik arus pendek.

63
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>