Sebarkan berita ini:
Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah M Chamim Irfani
Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah M Chamim Irfani

SEMARANG[SemarangPedia] – DPRD mengharapkan Raperda Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) bisa rampung pada akhir 2016, menyusul dukungan kuat diperoleh dari Pemprov Jateng.

Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah M Chamim Irfani mengatakan , jika Reperda itu rampung akhir 2016, tahun berikut 2017 sudah dapat dilaksanakan dan dapat dijadikan pedoman oleh pemerintah provinsi untuk menyusun petunjuk teknis perda kabupaten/ kota dalam menyusun Rencana Pembangunan Industr Kabupaten/Kota (RPIK).

“Sebelum Raperda tersebut diusulkan dalam rapat paripurna DPRD, pihaknya telah melakukan uji petik tentang Raperda RPIP dan telah melakukan tinjauan ke beberapa lokasi terkait kawasan Industri,” ujarnya, di Semarang.

Sementara, Staf Ahli DPRD Jateng Fris Dwi Yulianto mengatakan rencana isi Raperda RPIP tersebut terdiri dari lima bab.  Sejumlah bab tersebut meliputi Pendahuluan, Gambaran Kondisi Daerah terkait Pembangnan Industri, Visi dan Misi Pembangunan Daerah, Strategi dan Program Pembangunan Industri Daerah, dan Penutup.

“Untuk Industri Prioritas Daerah ditambah Industri Karoseri, hal itu sesuai dengan usulan Gubernur dalam Sidang Paripurna untuk menambah Industri yang sudah berkembang di Jateng,”  tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov Jateng menyambut positif bakal terbitnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Jawa Tengah 2017-2035 yang diprakarsai Komisi B DPRD Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mengatakan Raperda itu akan menjadi acuan bagi daerah dalam menyusun rencana pembangunan industri kabupaten/kota.

Menurutnya, melalui raperda tersebut diharapkan dapat mempercepat penyebaran dan pemerataan industri ke seluruh wilayah, sehingga mampu meningkatkan kontribusi di sektor industri.

“Untuk itu, analisis permasalahan dan kondisi daerah merupakan hal yang penting dalam penyusunan rencana pembangunan industri. Jateng juga termasuk provinsi yang mempunyai perkembangan industri kecil dan menengah yang cukup besar,” ujarnya. (RS)

143
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>