Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengapresiasi atas keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah yang kembali menangkap pengedar narkotika.

BNN Jateng, lanjutnya, selama ini dalam memberantas serta memerangi narkoba patut mendapat apresiasi lebih, disamping itu tindakan yang tegas serta berani menghukum pidana mati terhadap pengedar narkoba.

“Kami DPRD Jateng juga sudah menjalin kerja sama dengan BNN Jateng dalam mengungkap dan memberantas dari pengedar narkotika, bahkan penggunanya supaya dapat dihukum seberat – beratnya karena narkoba akan merusak generasi bangsa,” ujarnya,Kamis (28/2).

Soal kebijakan Perda, dia menambahkan sudah dikaji dan dibuat tinggal menunggu untuk segera disosialisaikan kepada masyarakat, sehingga paham akan aturan perda yang dibuat legislatif.

“Ke depan khususnya di wilayah Jateng diharapkan pengedar narkoba semakin berkurang bahkan tidak ada yang menggunakan narkoba serta bagi pengedar atau bandar supaya dibasmi saja bila perlu dihukum mati,” tuturnya.

Sebelumnya Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng berhasil mengungkap kasus pengedaran narkotika jenis shabu (methampetamine) dari jaringan asal Klaten dan berhasil ditangkap dipintu keluar jalan tol (exit tol) Pejagan, Brebes, pada Senin lalu (25/2).

Tim Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng menangkap tersangka IST, laki-laki, 35, asal Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, SPY laki-laki, 41, warga Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta dan Dwi Ardiansyah als Dian, laki-laki, 38, warga binaan LP Klaten asal di LP Klas IIB Klaten.

Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Muhammad Nur mengatakan petugas menangkap tersangka IST dan SPY dipintu keluar Jalan tol (exit tol) Pejagan Brebes, setelah sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat yang membawa narkotika jenis shabu dari arah Jakarta dan akan dibawa ke Jateng melalui jalan tol.

“Barang bukti yang berhasil disita 2 kemasan teh Cina berisi narkotika bentuk serbuk kristal warna putih dengan berat bruto seluruhnya 2 kilogram, 2 kemasan amplop berisi narkotika bentuk serbuk kristal warna putih dengan berat bruto 200 gram, 3 buah handphone dan 1 unit mobil Avanza warna silver Nopol AD 9067 VP, “ tuturnya. (NDI/RS)

32
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>