Sebarkan berita ini:

24-desa-miskinSEMARANG[SemarangPedia] – DPRD mendesak Pemprov Jateng segera membahas bantuan desa pada APBD 2017 dengan tidak menggunakan acuan data  Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), mengingat data instansi itu tidak sesuai kondisi riil saat ini, sehingga dikhawatirkan pencapaian pengentasan kemiskinan sulit terwujud.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng Fuad Hidayat mengatakan penggunaan data PPLS pada 2011 untuk penentuan peta desa miskin tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini.

Selain itu, lanjutnya, data masih menggunakan acuan data 2011 itu, situasi peta kemiskinan desa di Jateng telah berubah pesat pada lima tahun terakhir ini.

“Kami minta Pemprov untuk pembahasan Bantuan Desa pada APBD 2017 tidak lagi menggunakan data PPLS 2011 sebagai satu-satunya acuan. Situasi peta kemiskinan desa di Jateng sudah berubah dan dikhawatirkan bantuan tidak tepat sasaran. Apalagi jeda waktu enam tahun telah banyak data desa di Jateng mengalami  perubahan,” ujarnya, di Semarang.

Dia menuturkan banyak desa yang kondisinya miskin tapi ketika dicek di PPLS justru masuk kategori hijau (miskin ringan). Namun, sebaliknya, ada desa yang sebetulnya sudah bagus justru teridentifikasi sebagai desa merah (miskin).

“Kami di Komisi A DPRD Jateng banyak sekali mendapatkan keluhan dan masukan dari kepala desa dari berbagai wilayah di Jateng,” tutur politikus PKB itu.

Kesalahan pemetaan desa miskin, lanjutnya, berakibat kesalahan pada pola pengentasan kemiskinan di Jateng. Bahkan dikhawatirkan, desa yang sejatinya sangat miskin justru tidak mendapatkan dukungan maksimal dari Pemprov Jateng.

“Pada prinsipnya DPRD mendukung program gubernur untuk mengintervensi pembangunan di pedesaan. Program Desa Mandiri harus terus digenjot. Diluar desa mandiri, peta daerah miskin juga harus digarap secara serius. Hanya pada masalah data yang perlu diperbarui. Jateng perlu data  terbaru dan obyektif  pada 7.809 desa diwilayahnya,” ujarnya. (RS)

181
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>