Sebarkan berita ini:

23-Perbaikan jalan1SEMARANG(SemarangPedia) – DPRD Jawa Tengah mengharapkan proyek betonisasi perbaikan jalan propinsi di jalur Semarang-Purwodadi dapat selesai sebelum Lebaran mendatang, karena dengan sistem rigid beton di jalur itu yang mencapai puluhan titik kini mengakibatkan kemacetan dengan antrean kendaran cukup panjang.

Sekretaris Komisi D (Bidang pembangunan) DPRD Jawa Tengah Jayus mengatakan penyelesaian perbaikan jalan pada jalur itu, harus bisa selesai sebelum Lebaran agar arus kendaraan mudik maupun balik berjalan lancar dan tidak terjadi kemacetan panjang.

pada saat arus mudik. Menurutnya, pada arus mudik lebaran biasanya terjadi lonjakan arus lalulintas sehingga dibutuhkan jalan yang lancar tanpa ada hambatan.

“Diharapkan pada H-7 Lebaran perbaikan jalan propinsi dengan sistem rigid beton selesai hingga tidak terjadi penumpukan antrean kendaraan yang saat ini sudah terjadi setiap hari pada sejumlah titik jalur itu,” ujarnya di Semarang, Senin. (23/5).

Penyelesaian perbaikan jalan, lanjutnya, dapat dilakukan sebelum lebaran tanpa mengurangi kualitas yang telah ditentukan. “Bukan berarti penyelesaian pembetonan jalan dilakukan asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas jalan,” tutrnya.

Menurutnya, upaya percepatan perbaikan jalan propinsi itu, setidaknya dapat dilakukan dengan menambah jam kerja bagi para pekerja proyek, guna mempercepat penyelesaian.

“Kontraktor yang menangani proyek jalan itu dapat menambah jam kerja, selain perlu juga ditambah jumlah pekerja untuk mengejar waktu pengerjaan sehingga sebelum Lebaran bisa selesai,” tuturnya.

Saat ini, pengerjaan perbaikan jalan di wilayah Purwodadi Grobogan terdapat tujuh paket ruas sepanjang 24,4 km meliputi ruas Geyer-Purwodadi (4 km), Purwodadi-Wirosari (3 km), Wirosari-Kunduran (4 km), Wirosari-Sulur (8 km), Kuwu-Galeh (3 km), Jalan A Yani Purwodadi (1,2 km), dan Grobogan-batas Pati (1,1 km). Selain terdapat perbaikan sepanjang 1,8 km di ruas Grobogan-batas Kabupaten Pati dengan pengerjaan pengaspalan hotmix

Saat ini terlihat paling parah pada jalur yang tengah dikerjakan dengan peninggian jalan betonisasi Semarang-Purwodadi di kawasan Mranggen dan Karangawen, hingga kemacetan antrean semakin panjang.

Dari pantauan Semarangpedia.com, di dua titik ruas itu, terjadi kemacetan panjang arus lalu lintas  dan diberlakukan buka-tutup oleh warga karena minimnya petugas di lokasi dan mengakibatkan perjalan semakin lama.

Di kaawasan itu, juga terdapat jaur alternative dari arah Purwodadi menuju Semarang dapat melewati Godong-Dempet lalu ke jalan pantura Demak-Semarang, sedangkan dari arah Karangawen menuju Semarang, pengendara bisa melintasi jalan alternatif Bulusari-Waru- Bangetayu.

Bagi pengendarajga bisa melintas Pos Mintreng-Tlogosih- Dempet-Wonosalam kemudian lingkar pantura dan disarankan sebaliknya dari arah Semarang bisa melintasi Pedurungan- Jalan Arteri Soekarno Hatta- Jalan Woltermonginsidi-Genuk dan pantura Demak. (RS)

 

 

228
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>