Sebarkan berita ini:

jalanSEMARANG [SemarangPedia] – DPRD akan mendorong Pemprov Jateng mempercepat pembangunan infrastruktur di beberapa daerah, guna mendukung mobilitas pergerakan arus barang, pertumbuhan industri sekaligus peningkatan pelayanan publik untuk menarik investasi dan pemberdayaan ekonomi rakyat

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan pembangunan infrastruktur itu juga diharapkan mampu memperlancar hubungan antar wilayah, sehingga dapat dirasakan masyarakat karena dapat memanfatkan jaringan transportasi yang semakin lancar dan memadai.

“Infrastruktur merupakan salah satu dari prasyarat pembangunan dan tidak hanya untuk penggerak investasi, tetapi juga sebagai peningkatan pelayanan publik. Di Jateng alokasi dana anggaran untuk infrastruktur tahun ini mengalami kenaikan menjadi Rp2,4 triliun dari tahun lalu hanya senilai Rp2,1 triliun,” ujarnya, Selasa. (5/4)

Dengan besarnya pembiayaan bagi infrastruktur, lanjutnya, maka sektor-sektor infrastruktur merupakan aspek kebijakan publik yang perlu dikaji dan dilaksanakan secara cepat, efektif dan efisien.

Menurutnya, Pemprov Jateng tengah menyiapkan peningkatan infrastruktur, guna mendukung pengembangan perekonomian di berbagai daerah dan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya minat investor baik asing mupun lokal untuk mendirikan sejumlah industri di provinsi ini.

Peningkatan infrastruktur diprioritaskan pada pembangunan jalur transportasi, jembatan, selain tetap mendorong percepatan penyelesaian pembangunan proyek ruas tol Semarang-Solo serta mengupayakan pembangunan perbaikan jalan di berbagai daerah baik untuk peningkatan status jalan, dengan betonisasi, pelebaran jalan serta pengaspalan berkualitas.

Para investor diketahui kini mulai membidik kawasan segitiga emas Semarang – Solo – Yogyakarta (Joglosemar) yang diprediksikan tahun-tahun mendatang merupakan daerah potensial untuk pertumbuhan industri dan perdagangan.

Perbaikan maupun peningkatan infrastruktur dilakukan setidaknya sesuai standar seperti jalan raya perniagaan, disamping penambahan fasilitas pelabuhan, bandara dan penyediaan energi listrik dan telekomunikasi. “Tingkat keamanan di berbagai tempat penyimpanan barang (warehousing) serta produktivitas juga agar lebih dikembangkan lagi,”’ tutur Rukma.

Dia menuturkan, untuk pembangunan ruas tol Bawen-Salatiga bagian dari tol Semarang-Solo kini terus dikerjakan dan diharapkan sudah selesai pada 2017, kemudian dilanjutkan pembangunan tol Salatiga – Kartasura.

56
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>