Sebarkan berita ini:

22-teknologiSEMARANG [SemarangPedia] –  Dua Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Muhammad Mutoha dan Zainal Arifin berhasil menciptakan inovasi teknologi bionik terbaru. Inovasi itu merupakan yang kedua, setelah sebelumnya mampu melakukan pengembangan tangan bionic untuk menggantikan fungsi tangan yang hilang akibat kecelakaan.

Dibimbing oleh Mochammad Ariyanto Dosen Teknik Mesin sekaligus dibantu oleh Ketua Undip Robotic Development Center (URDC), Munadi, dan Ketua Center for Biomechanics, Biomaterial, Biomechatronics, and Biosignal Processing (CBIOM3S) mereka mengembangkan teknologi bionikbernama Wearable Supernumerary RoboticFingers (WSRF).

“Supernumerary robotic fingers ini robot jari tambahan yang ditempatkan di pergelangan. Dimana berfungsi sebagai tangan artifisial untuk  memudahkan penggunanya melakukan serangkaian aktivitas terutama bagi pasien hemiplegia(kelumpuhan total pada lengan dan kaki) dan hemipareses(kelumpuhan sebagian lengan, tungkai dan wajah yang berlawanan dengan lesi yang terjadi di otak.) ,” ujar Ariyanto.

Sistem kerja alat ini, lanjutnya, menggunakan sistem Neural Network yang ditanam dalam microcontroller untuk mengendalikan postur jari robot tambahan agar bisa bersinergi dengan jari-jari tangan pengguna.

“WSRF  dilengkapi force sensing untuk mengetahui gaya yang telah diberikan ketika menggengam  benda,” tuturnya

Dilansir dalam situs youtube yang bernama Wearable Supernumerary RoboticFingers Undip, mereka memperilahatkan kinerja dari teknologi yang dikembangkan .Dimana tangan kanan sebagai percobaan dilekatkan alat bionik dan memeragakan gerakan jari dan mengangkat barang. (RS)

245
Sebarkan berita ini:

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>