Sebarkan berita ini:

19-pungliSEMARANG[SemarangPedia] – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi penurunan pangkat dan mutasi terhadap dua pejabat BLH di jajaranya, akibat diketahui telah melakukan pungutan liar (pungli).

Sanksi tegas yang dijatuhkan kepada dua pejabat di lingkungan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang itu, dilakukan melalui mekanisme sesuai dengan PP No 53 Tahun 2010 pasal 7 yang yan g menyebutkan sanksi bisa penurunan pangkat maupun mutasi.

Dengan diberlakukannya sanksi tersebut, kedua pejabat bersangkutan diturunkan pangkat, satu tingkat lebih rendah selama tiga tahun. Dari yang sebelumnya golongan IVa menjadi IIId dan pejabat golongan IIId menjadi IIIc. Namun, nama oknum pejabat itu tidak disebutkan.

“Setelah terkena sanksi penurunan pangkat posisi dan jabatan keduanya digantikan oleh pejabat lain,” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prohadi saat pelantikan pejabat pengganti di ruang VIP Walikota Semarang dengan surat keputusan Walikota Semarang No : 821.2/ 746 tahun 2016, Rabu. (16/11)

Menurutnya, pejabat yang mendapatkan sanksi itu, selain Kepala Bidang Pengkajian Dampak Lingkungan BLH juga Kepala Sub Bidang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan BLH.

Pejabat Kabid itu turun pangkat dan mutasi menjadi Kepala Bidang Pengelolaan Hasil Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DK), sedankan Kasubid Analisis Mengenai Dampak Lingkungan BLH turun pangkat dan mutasi menjadi Kepala Seksi Konservasi dan Eksploitasi Sumber Daya Air pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral (PSDA-ESDM).

Sebelum menjatuhkan sanksi, sejumlah mekanisme telah dilakukan sebagaimana prosedur yang diatur dalam PP 53 tahun 2010 dan Perka No 21 tahun 2010. Diantaranya, klarifikasi tim pengawasan dari Inspektorat, penyusunan berita acara pemeriksaan oleh atasan langsung untuk kemudian penjatuhan sanksi oleh Walikota.

Kepada para pejabat yang dilantik, Hendi berpesan agar dapat menjalankan tugas sebaik mungkin sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Bahkan diingatkan agar mereka mernghindari tindakan pungli.

“Ikuti arah dan aturan yang berlaku. Tentukan target dan output bagi pengembangan Kota Semarang, sehingga untuk menjadi lebih baik dan hebat. Saya berjanji akan mem-backup dan support penuh selama target serta dan output jelas untuk perbaikan dan kemajuan kota Semarang,” tuturnya.

 

 

 

 

 

200
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>