Sebarkan berita ini:

20-Bendera ISISSEMARANG[ SemarangPedia] – Polres Temanggung mewajibkan lapor satu minggu sekali bagi dua pendaki dari Pecinta Alam Api Sindoro yang ditangkap saat hendak mengibarkan bendera ISIS di Gunung Sumbing  Selasa (lalau 16/8)

Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Hardjanto mengatakan kedua pengibar bendera ISIS itu masih dalam pengawasan khusus dari petugasnya.

“Setelah dilepas mereka wajib lapor seminggu sekali,” ujarnya, Kamis sore (18/8).

Menurutnya, wajib lapor diberlakukan setelah polisi membebaskan penangkapan bersama aparat gabungan dari Polres Wonosobo, Polres Temanggung, Kodim Wonosobo serta Kodam IV/Diponegoro.

Diketahui, keduanya bernama Muhammad Taufik Ismail Salam warga Batang dan Siwi Prastyorini (36 tahun) warga Bantul. Kini, keduanyatelah dikembalikan ke kampung halaman masing-masing.

Dari pemeriksaan sementara, lanjutnya, belum ditemukan bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan jaringan kelompok ISIS.

“Awalnya disinyalir mengarah ke sana. Tapi dari pengakuan mereka, akan tetap kita perdalam lebih lanjut. Biar kita selidiki lebih jauh,” tuturnya.

Dia mengataikan agar hal serupa tak terulang, kepada aparat untuk mempertebal pengawasan kegiatan ekslusifitas di lereng gunung Sumbing dan Sindoro.

“Ini penting untuk mangantisipasi gerakan berbau terorisme. Kita akan koordinasi dengan Perhutani maupun warga setempat. Kita peringatkan bahwa aksi eksklusif yang meresahkan tetap dilarang,” tandasnya. (RS)

220
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>