Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Animo masyarakat mengunjungi kegiatan Festival Durian 2017 yang digelar di Waduk Jatibarang Semarang semakin meningkat, mereka dari berabagai daerah berduyun-duyun datang ke kaasan widata itu.

Bahkan stand bursa durian yang menyuguhkan ribuan buah berkulit duri itu, baik dari lokal, nasional dan varian unggul dterus iserbu pengunjung, salah satunya Durian Monti.

Montong Gunung Pati, variatas unggul asli Pati ini tidak kalah diserbu penikmat durian. Terbilang sedikit mahal dari durian lain yang dijajakan seharga Rp70.000 per kilo, namun tetap saja menjadi primadona. Terlebih lagi para maniak durian.

Petani asli Gunung Pati yang mengembangkan durian ini adalah Tumidiarso. Beliau sejak 2004 mencoba membibitkan variatas buah montong Thailand dan lokal Pati.

“Saya melihat tanah Gunung Pati potensial untuk membibitkan varian ini dan hasilnya luar biasa, pada 2010 saya beri nama Monti dan berhasil panen besar pada 2016, bahkan  meledak di pasaran,’ ujarnya kepada semarangpedia.co.

Luar biasanya, lanjut Petani dari Sentra Kebun Durian Gunung Pati JL Sikrangkeng RT 02 RW 02 Gunung Pati itu, ukuran buah jauh lebih besar dari buah lokal yang bisa mencapai 10 kg lebih.

“Daging buahnya pun menjadi tebal, rasanya kombinasi lokal dengan montong dan warna buahnya kuning seperti montong,”tuturnya.

Untuk pengembanganya, dia menuturkan hampir sama seperti tekni perawatan durian pada umumnya. Dari bunga ke bunga mekar 1,5 bulan dan bunga mekar hingga matang hingga empat bulan.

“Masalah besarnya itu tergantung petaninya sendiri dimana pemberian nutrisi dan teknik perawatan adalh kunci dan saya menjalankan konsisten,” ujarrnya.

Dalam bursa durian Festival Durian Jati Barang, Standnya dalam hari pertama menjual lebih 15 buah durian ukuran besar diatas 7 kg.

“Kebetulan dari penikmat dari Jakarta, Jambi mampir membeli dimana durian terbesar saya seberat  6,7 kg terjual, dan dari Solo membeli dua bibit besar dan e-Buah dengan seharga Rp 1,5 juta,” tuturnya.

Menurutnya, Festival Durian 2017 di Waduk Jatibarang ternyata mampu menyedot animo pengunjung baik penyuka, hobi hingga maniak durian.

“Hari pertama dan mungkin sampai akhir buah lokal nasional dan unggulan yang disuguhkan bakal laku berat,” ujarnya. (RS)

163
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>