Sebarkan berita ini:

27-Bumbu KacangSEMARANG[SemarangPedia] – Bagi yang menggemari masakan sate, pecel, gado-gado dan sejenisnya dengan lebih menyukai memasak sendiri, namun tidak memiliki banyak waktu tidak perlu khawatir.

Bahkan tidak perlu repot harus membuat bumbu pecel, sate ataupun  gado, karena keperluan itu kini sudah sangat mudah didapat sesuai selera konsumen.

Di arena Semarang Food Expo 2016 yang digelar di Balai Sindoro Jateng Fair 2016 terdapat stand Enak Eco yang menyajikan olahan bumbu serba kacang begitu lengkap.

Supervisior PT Enak Jaya Makmur, Hafizh menuturkan bumbu kacang instan dan sambelnya dibuat dengan kacang dan cabai alami pulihan berkualitas tinggi serta diolah memakai bahan rempah yang disesuaikan sedemikian rupa, sehingga mutu dan kehigienisannya terjaga.

“Semua bumbu olahan kacang tersebut dibuat sesuai dengan tekstur dan rasa aslinya, misal pecel, tekstur kacang kasar dan gado gado lebih lembut,” ujarnya.

Menurutnya, bumbu olahan kacang instan yang diciptakan itu didorong dengan minat besarnya orang Indonesia yang mengemari makanan beraromakan kacang, sehingga pasar bumbu kacang masih sangat menjanjikan.

Bahan baku olahan kacang, dia menuturkan memang cukup banyak, namun tidak diimbangi kemampuan masyarakat dalam mengolahnya, dan kondisi itu merupakan peluang bagi bisnis bumbu-bumbu kacang.

“Tidak mudah memang membuat bumbu kacang. Sudah lama – lama membuatnya malah hasil dan rasanya tidak sesuai yang diharapkan. Dengan demikian, produk bumbu kacang instan ini sangat praktis dan rasa aroma kacangnya sama yang dibuat seperti umumnya,” tuturnya.

27-Coba Bumbu KacangDia menuturkan untuk pemasaran produknya sudah didistribusikan keseluruh kota di Indonesia dan telah tersedia di sejumlah mini market.

Banyak pengunjung Food Expo Jateng Fair di Semarang telah menyempatkan melihat olahan bumbu kacang yang disiapkan di stand, bahkan mereka bisa mencobanya.

Pengunjung pun tidak canggung mencobanya. Dengan perantara krupuk yang dioles kebumbu kacang mulai gado gado, pecel, sate dan sambel bisa dicobanya. Terlihat pengunjung punya pendapat lain setelah merasakan bumbu kacang. Ada yang menilai sangat menikmati, ada pula yang sedikit kurang tertarik.

“Soal rasa, setiap orang punya selera masing – masing, sehingga sudah umum penilaian itu. Tetapi kami berusaha telah membuatnya sesuai lidah masyarakat Jawa,” ujar Hafizh

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau.  Bumbu kualitas eksport mulai gado – gado, pecel maupun sate dibandrol masing – masing Rp9.000 per bungkus.

Sambel-sambelan dari, sambel lombok ijo, sambel bawang, sambel terasi dihargai per item Rp14.000, ada pula pengempuk daging yang dijual Rp10.000

“Kami juga menawarkan bumbu rujak, opor, ayam bakar, rawon dan soto ayam yang masing – masing dihargai Rp.4.000 per bungkus,” tuturnya

Khusus di arena Food Expo Jateng Fair, tambah Hafizh, pihaknya menawarkan paket hemat lima bumbu kacang dengan harga Rp35.000. (RS)

308
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>