Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Program Studi (Prodi) Antropologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang kembali akan menggelar Seminar Nasional mengambil tema “Radikalisme dan Budaya, Pendekatan Kebudayaan Mengenali Transformasi Radikalisme”.

Seminar sehari itu akan digelar di MG Setos Hotel Semarang, Rabu (14/8) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Sebanyak empat narasumber/pembicara dihadirkan terdiri dari Prof Dr Sumanto Al-Qurtuby Guru Besar Antropologi King Fahd University, Saudi Arabia, Dr Mohammad Adnan Ketua Tim Anti Radikalisme Undip, Dr Wawan H Purwanto, Juru Bicara  BIN, dan Dr Amirudin Ketua Prodi Antropologi FIB Undip serta akan dipandu moderator Prof Dr Mudjahirin Thohir Guru Besar Antropologi FIB Undip.

Menurut Ketua Prodi Antropologi FIB Undip Amirudin, seminar nasional itu digelar sebagai upaya untuk mengenali pola radikalisme dan reproduksinya di era keterbukaan informasi yang disokong oleh menguatnya peran media sosial di abad 21.

Selain itu, lanjutnya, mengkontruksi cara pandang dan pendekatan kebudayaan yang baru untuk mengenali pergeseran pola radikalisme dan proses reproduksinya di abad 21.

“Dari hasil seminar itu untuk memberikan rumusan rekomendasi bagaimana sebaiknya radikalisme dan proses reproduksinya ditangkal melalui pendekatan kebudayaan,” ujarnya kepada semeranagpedia.com, Selasa (13/8). (RS)

12
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>