Sebarkan berita ini:

27-PemulungSEMARANG[SemarangPedia] – Sungguh hebat perjuangan gadis belia ini, patut dicontoh. Keterbatasan hidup yang dialami dan dimiliki Fina Larasanti, gadis itu tidak membuatnya minder dan patah arang.

Kondisi ekonomi keluarganya yang sulit, mendorong perempuan kelahiran Semarang, 1 September 1994 ini mampu membagi waktu disamping menuntut ilmu, juga harus bekerja banting tulang membantu orang tuanya.

Berlatar belakang keluarga yang kurang berada, karena kedua orang tuanya  hanya bekerja sebagai pemulung dan serabutan, gadis manis berusia 22 tahun itu bisa membuktikan dengan kerja keras dan doa ternuata membuahkan hasil hingga berhasil lulus sarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada tahun ini dengan IPK 3.77 predikat “cumlaude

Predikat “cumlaude, yang diperoleh tidak lepas dari keberhasilan menyelsaikan skripsi yang berjudul “Marketing Politik Pasangan Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu.”

“Kuncinya, ya, bisa membagi waktu secara lebih seimbang. Kapan harus membantu orang tua, waktu berorganisasi dan kapan saya harus belajar, semuanya harus ikhlas menjalani,” ujar gadis lulusan Ilmu Politik Unnes itu.

Dia menuturkan selama menempuh kuliah di Unnes beasiswa pun diperoleh bidikmisi, sehingga cukup membantunya berkuliah di tengah kondisi ekonomi keluarganya yang tergolong kurang mampu.

Suasana haru sekaligus derai tetesan air mata bercampur bangga tercurah dari kedua orang tuanya, yakni Misianto (47) dan Siti Siswati (45) saat anaknya dipanggil naik panggung untuk pemindahan tali toga dalam Wisuda di Auditorium Unnes, Semarang, Rabu (27/7)

Bahkan, di sela-sela prosesi wisuda Unnes itu kisah keberhasilan dan kehidupan Firna dalam bentuk video dokumenter diputar untuk memotivasi semangat mahasiswa-mahasiswa lainnya.

Gadis asli Warga RT 06/RW 01 Desa Karanggeneng, Kelurahan Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang mengatakan akan berencana meneruskan strata 2 ke National University of Singapore

“ Ya saya itu berharap putri saya bisa sukses meraih apa yang dicita-citakannya, yakni menjadi dosen” tutur Misianto. (RS)

155
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>