Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Jateng keluarkan pernyataan sikap dan akan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, atas terjadinya polarisasi di masyarakat menjelang Pilpres 2019.

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan HAM Fokal IMM Jateng Muhammad Fakhrial Aulia mengatakan
Pernyataan sikap ini diambil sebagai bentuk keprihatinan sekaligus kesadaran Fokal IMM Jateng atas terjadinya polarisasi di masyarakat jelang Pilpres 2019.

Menurutnya, Fokal IMM Jateng BerSATU memandang perlunya mengambil sikap demi persatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan berdasarkan kajian dan analisa
atas fenomena yang muncul, maka Fokal IMM Jateng BerSATU menyampaikan beberapa hal di antaranya menolak dengan tegas terhadap upaya-upaya mendelegitimasi KPU RI yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

“Upaya-upaya tersebut di antaranya dengan menyebar isu DPT ganda dan kotak suara kardus. Bahkan ada Paslon yang mengancam akan mundur dari pencalonan. Padahal Pasal 552 ayat (1) UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp50 miliar bagi Paslon yang mundur setelah ditetapkan oleh KPU RI, ” ujarnya saat membacakan pernyataan di Resto Taman Singosari Semarang, Selasa (5/2).

Selain itu, lanjutnya, Fokal IMM Jateng BerSATU merasa prihatin dengan maraknya berita hoax yang terus bermunculan menjelang kontestasi Pilpres 2019. Misalnya informasi hoax mengenai pemukulan dan atau penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet dan hoax mengenai 7 juta surat suara tercoblos sebagaimana disampaikan Wasekjen Demokrat Andi Arief.

“Kami menilai dua informasi hoax tersebut berpotensi memecah-belah Bangsa,” tuturnya

Fokal IMM Jateng BerSATU juga menilai kinerja Pemerintah dalam empat tahun terakhir, terutama dibidang infrastruktur, menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah telah menjalankan amanat Undang-Undang untuk memajukan kehidupan Bangsa.

Dia menuturkan setelah melalui kajian dan diskusi yang panjang dan mendalam, Fokal
IMM Jateng BerSATU menyatakan sikap mendukung Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia nomor urut 01 Ir H. Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin.

“Dukungan ini kami berikan dengan pertimbangan-pertimbangan Paslon 01 Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin merupakan figur yang religiusitasnya tidak diragukan lagi. Religiusitas tersebut semakin sempurna karena dibarengi dengan intelektualitas dan humanitas Jokowi dan Ma’ruf Amin. Hal ini senafas dengan hasil ijtima’ Ulama I dan II.

Salah satu hasil ijtima’ Ulama II menyebutkan bahwa “Siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang hidup di tengah masyarakat. Siap menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari rongrongan gaya hidup serta paham-paham yang merusak yang bertentangan dengan kesusilaan dan norma-norma yang berlaku lainnya di tengah masyarakat Indonesia.

Jokowi, tutur Fakhrial Aulia,
sudah membuktikan diri mampu untuk menjadi imam shalat baik jahr maupun sihr. Bahkan Jokowi juga terlacak jelas saat salat Jum’at.

“Kami yakin jika pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin terpilih periode kedua, beliau akan memilih para
pembantunya berdasarkan merit system. Fokal IMM Jateng BerSATU pada khususnya dan Muhammadiyah pada umumnya siap membantu kerja-kerja Pemerintah dalam lima tahun mendatang,” ujarnya.

Fokal IMM Jateng BerSATU mengimbau kepada seluruh alumni IMM Jateng dan warga Muhammadiyah umumnya untuk menyerukan kepada seluruh alumni IMM untuk mengajak bapak dan atau ibunya, istri atau suaminya, dan anak-anaknya untuk mencoblos Paslon 01.

IMM Jateng memiliki lebih dari 15 kepengurusan di seluruh Kabupaten/Kota dengan jumlah lebih dari 300 pengurus.

IMM di Jawa Tengah terdiri dari DPD IMM Jateng, 20 Pimpinan Cabang tingkat Kabupaten/Kota, 7 Pimpinan Koordinator Komisariat dan 215 Pimpinan Komisariat. (RS)

20
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>