Sebarkan berita ini:
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG[SemarangPedia] – Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah siap memberangkatkan 3.000 orang untuk ikut unjuk rasa besar-besaran di Istana Merdeka Jakarta pada 4 November mendatang.

Aksi unjuk rasa itu, untuk ikut mendesak kepolisian agar segera memproses secara hukum calon petahana gubernur Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias  Ahok yang ucapannya dinilai menista agama Islam.

Panglima Laskar FPI Jawa Tengah KH Ahmad Rofi’i mengatakan sekitar 3.000 orang akan berangkat menuju Jakarta dan bergabung dengan solidaritas Islam lainnya untuk mengikuti aksi unjukrasa.

Menurutnya, peserta ribuan pengunjukrasa tidak hanya dari santri FPI, namun juga diikuti oleh sejumlah organisasi masa Islam lainnya yang ada di Jawa Tengah.

“Ribuan pengunjuk rasa dari wilayah Jawa Tengah yang berangkat ke Jakarta akan saya pimpin langsung. Mereka tidak hanya dari FPI, tetapi juga dari ormas Islam lainnya,” ujarnya dalam acara Silaturahmi antar Umat Beragama dan Warga Masyarakat, Kita Jaga Harmonisasi Kehidupan Masyarakat di Jateng, di Kantor Gubernur Jateng lantai dua, Semarang, Rabu.  (2/11)

Beberapa daerah yang anggota FPI ikut unjuk rasa ke Jakarta di antaranya dari Purworejo, Surakarta, Klaten, Magelang, Temanggung, Wonosobo, Kendal, Batang, Ungaran, Cilacap. Mengingat yang diberangkatkan ke Jakarta cukup besar, Ahmad Rofi’i berjanji akan melakukan aksi unjukrasa secara tertib.

“Kami tidak akan membuat ekstrim dalam aksi unjukrasa di Jakarta. Insyaallah selama aksi akan tetap tertib,”  tuturnya.

Sebelumnya Direktur Intelkam Polda Jateng, Kombes P Yakobus Marjuki mengatakan pihaknya mencatat 960 warga dari berbagai daerah di Jateng yang akan berangkat ke Jakarta bergabung dalam aksi tersebut.

“Total yang tercatat 960 warga yang akan berangkat. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah mengingat masih ada yang berangkat menggunakan kendaraan pribadi,” ,” ujar Yakobus.

Warga Jateng yang berangkat ke Jakarta berasal dari beberapa daerah seperti Solo raya, Pekalongan, Temanggung dan Cilacap.

“Mereka akan menggunakan kendaraan bus, tapi kemungkinan akan bertambah karena ada yang pakai kendaraan pribadi. Warga Jateng yang berangkat merupakan simpatisan ormas islam,” tuturnya. (RS)

168
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>