Sebarkan berita ini:

4-lari-10-kSEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jateng Ganjar Pronowo mengapresiasi kegiatan lomba lari Semarang 10 K 2016 yang digelar Dinas Dinas Sosial, Pemuda dan Olahraga (Disospora) Kota Semarang Minggu pagi, di Semarang. (4/12)

Ganjar menuturkan melalui promosi wisata daerah dengan menyelenggarakan sport tourism atau olahraga rekreasi bertaraf nasional dapat untuk memperkenalkan daerah wisata kepada para wisatawan nasional.

Menurutnya, tidak hanya Kota Semarang, tetapi daerah lain bisa mengikuti dengan membuat promosi wisata melalui berbagai kegiatan olahraga, sehingga obyek wisata dapat lebih dikenal masyarakat luas, bahkan mancanegara.

“Kami mengimbau daerah lebih banyak menggelar event-event nasional untuk memajukan potensi wisata kabupaten/kotanya salah satunya melalui sport tourism seperti ini lomba lari 10 K ini,” ujarnya  usai membuka lomba Lari Open Nasional Semarang 10 K di Jalan Pandanaran, Semarang itu.

Jawa Tengah, lanjutnya, masih memiliki banyak potensi wisata yang belum mendapat perhatian dari masyarakat luas. Berbagai cara dapat dilakukan oleh setiap daerah untuk mengembangkannya.

Dengan penyelengarakan kegiatan olahraga rekreasi, dia menambahkan akan lebih menarik publik selain sehat juga dapat melihat-lihat tempat wisata di berbagai wilayah potensial.

Dia mengatakan Pemprov Jateng akan ters mendorong kegiatan-kegiatan yang menampilkan potensi pariwisata di daerah, sehingga provinsi ini semakin dikenal masyarakat luas melalui event berskala nasional.

Lomba lari Semarang 10 K itu, dikuti sebanyak 3.500 peserta dan merupakan pertama kali diselenggarakan di Kota Semarang.

Kegiatan olahraga lari Semarang 10 K w016 yang diselenggarakan Disospora Kota Semarang itu, juga melibatkan puluhan atlet nasional dan peserta dari 15 pelari dari Provinsi lain di luar Jateng. Start yang dipusatkan di Jalan Pandanaran Semarang di depan Gramedia Minggu semakain remai.

Kepala Disospora Kota Semarang, Gurun Risyadmoko mengatakan Semarang 10K diharapkan bisa menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata dan aneka kuliner khas di Kota Semarang.

“Event perdana ini juga diharapkan bisa menasional, sehingga akan menjadi agenda rutin tahunan, seperti Borobudur 10K dan Bali 10K yang kini sudah mendunia, yang dikuti oleh atlet dari mancanegara,” ujarnya.

62
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>