Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Jajaran di internal Pemerintah Provinsi dan Pemkab/Pemkot se-Jateng diminta untuk segera menata pengelolaan informasi dari manual ke sistem virtual, guna mewujudkan data yang terintegrasi sehingga pelayanan publik semakin cepat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada semua jajaran di internal Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Jateng untuk bisa mewujudkan data yang terintegrasi.

Melalui data terintegrasi, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat di provinsi Jawa Tengah akan cepat tertangani.

“Saat ini, informasi teknologi sudah begitu canggih dan cepat. Masyarakat membutuhkan sebuah tindakan yang cepat dan tepat dari pemerintah. Masyarakat yang mengeluhkan pelayanan, pemerintah harus segera menjawab dengan tindakan nyata,” ujarnya saat ‘Rapat Koordinasi Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Jateng’ di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat. (10/2)

Ganjar menargetkan pada 2019 Jawa Tengah sudah bisa tercipta Smart Province yang muaranya untuk meningkatkan akses terhadap pelayanan publik.

Menurutnya, aplikasi e-Goverment sudah bisa mengakses semua data secara terintegrasi, mulai perencanaan daerah, sistem keuangan, pemerintahan dan pendapatan daerah.

“Sudah tidak ada lagi masing-masing OPD membuat data tersendiri. Semua harus jadi satu. Dengan demikian, identifikasi serta pemetaan masalah bisa terukur,” tuturnya.

Untuk itu, dia meminta kepada semua jajaran OPD mulai menata pengelolaan informasi dari manual ke sistem virtual. “Suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus berubah,” ujarnya. (RS)

72
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>