Sebarkan berita ini:

3-ganjarSEMARANG[SemarangPedia] –  Minimnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan finansial mengakibatkan banyak yang terjerumus terhadap penawaran investasi illegal (bodong), sehingga akitivitas Satgas Waspada Investasi Jawa Tengah sangat diperlukan, untuk memberikan perlindungan mereka.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan masyarakat yang akan berinvestasi atau menanamkan modalnya harus lebih cermat terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan cukup tinggi.

Menurutnya, masyarakat harus lebih waspada terhadap penawaran investasi yang menjanjikan bunga sangat tinggi atau keuntungan berlipat ganda dalam waktu yang cepat.

“Masih banyak masyarakat yang belum cerdas soal pengelolaan keuangan, kurang literasi, sehingga mereka mencari jalan pintas dengan pergi ke dukun, karena pengen cepat dapat uang. Padahal itu tidak benar, dan justru menjerumuskan,” ujarnya usai Pengukuhan Satgas Waspada Investasi, di Semarang, Jumat (7/10).

Ganjar mengharapkan Satgas Waspada Investasi dapat menyediakan desk khusus untuk menerima aduan atau pun memberikan konseling kepada masyarakat terkait investasi bodong.

“Hal itu, dapat mendorong tim itu cepat merespon dengan cepat dan masyarakat tidak perlu bingung lagi jika menemui investasi mencurigakan,” tuturnya.

Satgas Waspada Investasi, lanjutnya, dibentuk untuk menjembatani apabila mendapati jasa investasi mencurigakan yang berada di luar kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  seperti misalnya Koperasi simpan pinjam.

“Daerah-daerah rawan investasi illegal alias bodong di Jawa Tengah ini banyak ditemui seperti di Temanggung dan Wonosobo,” ujarnya. (RS)

 

68
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>