Sebarkan berita ini:

26- Ganjar PranowoSEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan kepada dinas yang menangani kependudukan di kabupaten/kota di wilayahnya,  melakukan pelayanan lebih baik kapada masyarakat, termasuk  proses mencetak e-KTP, menyusul keluhan warga masih terjadi berbelit-belit.

Menurutnya, jika warga sudah melakukan perekaman data dan persyarat lainnya lengkap, petugas dinas terkait harus melakukan cetak e-KTP, sesuai proses cepat, mengingat perangkat dan online telah disediakan .

“Tidak ada alasan bagi petugas kesulitan mencetak akibat teknis, mengingat semua telah diujicoba lebih dulu dan telah dinyatakan berjalan lancar, tidak hanya di Jateng tetapi secara nasional,” ujarnya, kepada semarangpedia.com di Semarang, Senin. (29/8)

Jika warga, dia menambahkan sudah melakukan perekaman data dan syarat lainnya lengkap, sudah harus dilayani dengan baik oleh petugas dinas terkait, apalagi  untuk kepentingan cetak e-KTP.

“Kalau sudah ada (perekaman) ya di cetak saja! Gak ada alasan apapun baik teknik atau proses cetak berlama-lama. Mungkin karena kesed (malas) atau ada sessuatu yang gak beres pada petugas bersangkutan aja,” tuturnya.

Ganjar mengharapkan masyarakat yang belum melakukan perekaman data untuk segera mengurus agar memiliki e-KTP, karena pelayanan ini sudah dilakukan perbaikan dan progam pemerintah yang sudah lama disosialisasikan kepada masyarakat serta SDM petugas sudah disiapkan.

Warga menunggu kepengurusan e-KTP di Kecamatan Tembalang Semarang
Warga menunggu kepengurusan e-KTP di Kecamatan Tembalang Semarang

“Mungkin kalau ada masyarakat yang belum mengurus karena ada faktor lain seperti pindah rumah, maka gunakanlah kesempatan untuk segera mengurusnya,” ujarnya.

Ganjar mengingat petugas dinas terkait itu, menyusul terdapat sejumlah keluhan masyarakat yang mengurus e-KTP di beberapa kecamatan  birokrasinya masih berbelit-belit, meski mereka telah menlengkapi persyaratan termasuk perekaman data.

Keluhan masyarakat juga disampaikan Ganjar oleh warga Mateseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang  yang mengalami hal itu, meski warga bersangkutan telah melakukan perekaman data, namun oleh petugas diisyaratkan bisa jadi sekitar satu bulan kepengurusan sekarang bisa jadi Oktober mendatang.

Menurut Ganjar, semua SKPD di wilayahnya sudah harus meningkatan pelayanan  lebih baik kepada publik, guna mempermudah kepengurusan perizinan, tidak hanya E-KTP, tetapi izin usaha dan lainnya.

“Peningkatan pelayanan publik itu juga sebagai kunci untuk menarik investor ke wilayah Jateng, yang diharapkan aktivitas usaha mereka bakal mampu menyerap tenaga kerja, sehingga menciptakan peluang pekerjaan, sekaligus mengentaskan kemiskinan dapat terwujud,” tutur Ganjar. (RS)

166
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>