Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal mendorong audisi bulutangkis PB Djarum terus dilanjutkan, bahkan menjamin jika ada apa-apa dia yang akan bertanggung jawab.

“Silahkan lanjutkan audisi bulutangkis PB Djarum. Gubernur Jawa Tengah tanggung jawab. Saya tanggungjawab penuh,” ujar Ganjar di hadapan peserta diskusi publik Lapor Goes to Campus di Universitas Diponegoro Semarang, Selasa (10/9).

Ganjar mengatakan sudah menelpon pengurus PB Djarum yang bermarkas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kepada pengurus PB Djarum secara langsung meminta audisi dilanjutkan.

Dari informasi yang diterima, lanjutnya, PB Djarum secara manajemen berbeda dengan PT Djarum Kudus yang memproduksi rokok. Mereka telah melakukan pembinaan bulutangkis sejak 1969 dan selama ini tidak pernah berbicara rokok.

“Kata pengurus PB Djarum, pak saya ini tidak bisnis rokok, saya ini cuma mengelola ini saja, cuma mengelola badminton. Lha kok saya disalahkan. Begitu katanya,” tutur Ganjar menirukan percakapannya dengan pengurus PB Djarum.

Dengan demikian, tutur Ganjar, jika proses pembinaan yang dilakukan selama ini dibilang eksploitasi anak, itu merupakan tuduhan yang aneh.

“Bayangkan, sejak 1969 lho, usia saya saat itu baru setahun mereka sudah konsen dalam pembinaan atlet, kok tiba-tiba sekarang disalahkan,” ujar Ganjar.

Menurutnya, keterlibatan swasta dalam program pembinaan atlet sangat penting. Selain itu, diakui atau tidak, prestasi olahraga di Indonesia saat ini masih jelek.

Meski mendukung audisi terus berlanjut, Ganjar meminta dorongan publik untuk membubarkan KPAI dihentikan. Ganjar meminta tidak ada lagi hastag #BubarkanKPAI di twitter.

“Saya minta PB Djarum silahkan lanjutkan audisi terus. Saya tanggungjawab. Tapi hastag bubarkan KPAI ya jangan,” tuturnya.

Seperti diketahui sebelumnya, polemik antara PB Djarum dan KPAI membuat PB Djarum memutuskan tidak lagi menggelar audisi pencarian bakat atlet bulutangkis. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyesalkan hal itu, dan akan terus mendorong agar PB Djarum tetap menggelar audisi. (RS)

54
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>