Sebarkan berita ini:

31-atlet-judoSEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Jateng untuk memberikan penjelasan kepada para atlet peraih medali dalam ajang PON XIX 2016 di Jabar, menyusul bonus yang telah dijanjikan dipertanyakan para atlet.

Menurutnya, belum cairnya bonus bagi atlet peraih medali akibat anggaran dana yang ada belum mencukupi untuk dibagikan kepada seluruh atlet peraih medali emas, perak dan perunggu.

“Saat ini, anggaran yang ada hanya sebesar Rp8 milyar dan kurangnya Rp16 milyar, mengingat anggaran sudah diputuskan pada APBD 2016, sehingga kurangnya hatus menunggu anggaran tahun depan,” ujarnya, di Semarang, Senin. (31/10)

Kalau anggaran hanya sebesar Rp 8 milyar itu, lanjutnya, semestimnya dibagi lebih dulu kepada atlet, selanjutnya kekurangnya bisa menyusul diberpkan pada anggaran tahun depan.

Dia menuturkan Pempvrov telah meminta langsung kepada pihak KONI Jateng untuk melakukan dialog dengan atlet bersangkutan terkait keterlambatan pencairan bonus.

“Masalah pencairan bonus atlet berprestasi hanya masalah waktu saja. Kalau dari kita sudah siap,” tuturnya.

Sebelumnya, para atlet peraih medali  emas, perak maupun perunggu yang mampu menunjukkan prestasinya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar hingga kini masih menantikan bonus yang dijanjikan.

Pada PON XIX Jabar, banyak atlet Jateng yang gagal memenuhi target perolehan medali. Dari target raihan 60 emas yang dicanangkan KONI Jateng, kontingen Jateng hanya membawa pulang 32 emas, 56 perak dan 85 perunggu. (RS)

 

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>