Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan kronologi pembatalan pengajian Muhammad Habiburrahman atau Gus Miftah di Kabupaten Pemalang. Bahkan meminta Gus Miftah mengajak da’i lain agar menggelar pengajian secara virtual.

Gus Miftah dijadwalkan Sabtu Malam (26/9) mengisi dua pengajian, di Pekalongan dan Pemalang. Jadwal pertama bertempat di kediaman ust Burhanuddin di Pekalongan Selatan. Sementara pengajian sesi kedua digelar di desa Rowosari Ulujami Kabupaten Pemalang. Netizen pun ramai melaporkan kegiatan tersebut kepada Ganjar.

“Saya langsung menghubungi beliau. Saya minta karena kondisinya masih (Pandemi) seperti ini agar segera diselesaikan. Beliau mengiyakan dan mengatakan telah memasuki doa penutup,” ujar Ganjar, Minggu (27/9).

Waktu menghubungi tersebut, Ganjar mengatakan Gus Miftah sedang mengisi pengajian di Pekalongan, karena masih ada satu agenda lagi, Gus Miftah diminta supaya dibatalkan.

“Kalau bisa yang berikutnya, katanya jenengan mau ngaos di sana di acara khitanan, nyuwun sewu gak usah diteruskan. Karena kerumunannya ramai luar biasa, dan saya sudah mendapatkan videonya. Gus Miftah menyampaikan, nggih pak Gub. Nggih,” tutur Ganjar.

Bukan tanpa alasan Ganjar mengingatkan langsung Gus Miftah. Selama ini keduanya memang memiliki hubungan baik. Bahkan Ganjar juga sering menghadiri pengajian Gus Miftah, termasuk di Ponpes Ora Aji Yogyakarta.

Karena itu, dia tidak sungkan saat meminta agar Gus Miftah mengajak para da’i lain untuk tidak menggelar kerumunan apapun bentuknya, termasuk pengajian.

“Saya juga meminta ke Gus Miftah agar mengajak da’i lain untuk menggelar pengajian secara virtual. Rencana semuanya untuk waktu dekat-dekat ini jangan bikin kerumunan apapun bentuknya.  Bahkan beliau sepakat untuk itu. Di virtualkan saja,” ujar Ganjar.

Setelah berhasil membujuk Gus Miftah untuk membatalkan agenda pengajian sesi kedua di Pemalang, Ganjar langsung menghubungi Bupati Pemalang agar mengecek lokasi pengajian. Setelah dicek, bupati melakukan koordinasi dengan keluarga yang mengundang Gus Miftah.

“Setelah dilakukan pendekatan, keluarga tersebut, yang ternyata mengadakan khitanan akhirnya berkenan membatalkan acara,” tutu Ganjar. (RS)

11
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>