Sebarkan berita ini:

26- Ganjar PranowoSEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mulai angkat bicara terkait derasnya pemberitaan atas dugaan pemerkosaan oleh sekelompok orang terhadap SR (12), siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Penggaron, Semarang.

Dalam pemberitaan itu, menurut Ganjar, meminta kalangan pers bersikap hati-hati dalam tugas produk jurnalistik tidak berkembang menjadi dramatis.

“Saya mengharapkan agar hati-hati sedikit pemberitaannya. Biar suasana tidak menjadi dramatis. Agar kita bisa berlaku bijak. Saya mintan wartawan wawancarai satu orang per orang apa kejadiannya sekali atau beberapa kali,” ujarnya di Semarang, Rabu (1/6).

Secara sepihak, informasi yang dihimpun olehnya atas kasus kejahatan seksual yang menimpa korban terjadi secara berulang-ulang. Selain itu, nasib korban sekarang mengidap sakit pada organ vital.

“Kalau tidak salah anak ini ketahuan karena mengidap penyakit kelamin. artinya kemungkinan berulang-ulang. Seandainya terjadi pemerkosaan, Kapolres sudah siap-siap mengambil tindakan,” tutur Ganjar.

Selain awak media dalam memberitakan, politisi PDI-Perjuangan itu, menekankan aparat kepolisian juga hati-hati dalam menegakkan hukum. “Hati-hati soal penegakan hukumnya dan soal kejadiannya,” ujarnya.

Ke depan pihaknya, bila kasus serupa terjadi di wilayah hukum Jateng tidak akan mentolelir.

Dalam kasus itu, diketahui SR (12), diduga menjadi korban pemerkosaan oleh 21 sekelompok orang. Kondisi korban hingga kini menjalani proses pemulihan atas trauma berat di sebuah ‘rumah perlindungan’ di Semarang. (RS)

88
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>