Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan pengelolaan Tentrem Mall Semarang agar lebih menyiapkan petugas secara profesional untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, sebagai upaya untuk menghindari munculnya klaster baru penularan Covid-19.

Gedung Tentrem Semarang yang baru diresmikan beberapa hari lalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, hingga menjadi destinasi wisata baru dan mulai mampu menyedot minat kunjungan ratusan warga.

Ganjar mengatakan lonjakan pengunjung yang terjadi pada akhir pekan lalu di Tentrem Mall Semarang itu, dinilai akibat dari ketidaksiapan pemilik dalam pengelolaan mall.

“Sudah. Dia sudah membuat klarifikasi, dia sudah menyiapkan. Hanya mungkin yang dia tidak siap adalah pengelolaannya,” ujarnya, Senin (24/8).

Ketidaksiapan dalam mengelola tersebut yang mengakibatkan pemilik maupun petugas mal tidak siap mengantisipasi lonjakan pengunjung hingga menyebabkan terjadi antrean pengunjung untuk memasuki mall megah itu.

“Meski alat-alatnya sudah siap tapi mengelolanya yang nggak siap. Maka tidak siap mengatur antrean, tidak siap mengatur kapasitas, sehingga terjadi berdesakan gitu,” tuturnya.

Ganjar secara tegas meminta kepada pemilik mal untuk memperbaiki hal itu. Jika memang belum siap dalam pengelolaan mal di masa pandemi, diminta agar mall ditutup dulu.Saya sudah bicara langsung dengan pemiliknya. Pemiliknya akan memperbaiki itu,” ujarnya.

Ratusan pengunjung pada Sabtu-Minggu lalu di Tentrem Mall tanpa memperhatikan physical distancing atau jaga jarak, dikhawatirkan bisa menimbulkan potensi klaster baru penularan Covid-19.

Kejadian itu juga sempat viral setelah seseorang mengunggah video pendek di cuitan Twitter pada  23 Agustus 2020. Video tersebut diunggah oleh akun @Hamdie19 dengan menambahkan keterangan dengan kalimat sindiran. Pengunggah tersebut juga menyematkan akun Ganjar Pranowo. Ganjar Pranowo sendiri sudah melihat video tersebut dan membalasnya.

Menurutnya, Kota Semarang kini memiliki mall megah baru, namun diharapkan bagi masyarakat yang datang berkunjung bisa mematuhi protokol kesehatan dengan baik. Seperti misalnya memakai masker, jaga jarak, dan menjaga kebersihan.

Sementara itu, Manajemen Tentrem Mall Semarang tetap menerapkan aturan Protokol New Normal , dengan menyediakan pendeteksi suhu, masker dan Hand Sanitizer otomatis bagi pengunjung di setiap akses masuk ke mall, menyusul memblundaknya pengungjung sejak dibukanya Mall Megah itu.

General Manager Tentrem Mall & Suites Gustaf Rlandory mengatakan pihaknya juga melakukan Disinfektan setiap hari setelah mall tutup dan pagi hari sebelum mall beroperasional.

Pegangan eskalator di Mall, lanjutnya, telah dilengkapi dengan teknologi yang menggunakan UV sanitizer, sehingga dengan sinar uv, kuman kuman akan mati.

“Kami juga melakukan praktek social distancing pada saat antrian dengan menerapkan garis antrian dengan jarak 120 cm setiap pengunjung dan pada saat menggunakan escalator, kami memposisikan petugas kami untuk memberikan pengarahan kepada para pengunjung untuk memberikan jarak 2 anak tangga escalator antara pengunjung satu dengan yang lainnya,” tuturnya.

Namun, menurutnya, karena antusias masyarakat pengunjung sangat tinggi untuk datang dan melihat LED Videotron yang disajikan di ceiling Tentrem Mall, kerumunan pengunjung tidak dapat dihindari.

Dia menambahkan pihaknya juga akan mematikan LED videotron untuk sementara waktu, sebagai upaya untuk mengurangi kerumunan pengunjung dan mengutamakan keselamatan serta kesehatan bersama. (RS)

46
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>