Sebarkan berita ini:

tentremSEMARANG[SemarangPedia] –  PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk  memastikan proyek apartemen, hotel dan mall yang dibangun dengan nama Tentrem di kawasan Jln Gajah Mada Semarang terintegrasi dan kini telah terjual sebanyak 44 unit atau 50% dari total kapasitas yang disediakan 88 unit.

Presiden Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat mengatakan pertumbuhan industri properti di sektor apartemen di Kota Semarang bakal meningkat pesat setiap tahun, menyusul  kebutuhan tempat tinggal bagi kalangan menengah atas terus melonjak.

Tidak hanya itu, lanjutnya, sebagian masyarakat berminat membeli apartemen untuk investasi jangka panjang, sehingga manajemen Tentrem membangun apartemen dengan dua pilihan harga untuk segmen menengah ke atas dipasarkan sebesar Rp4,8 miliar dan Rp6 miliar per unit serta disediakan  mencapai kapasitas 88 unit.

Dari apartemen yang disediakan terdiri dari tipe dua kamar tidur 38 unit, tiga kamar tidur 38 unit, dan penthouse sebanyak 8 unit. Lokasi yang dekat dengan pusat kota Semarang itu hanya 300 meter dari Simpang Lima,  juga menjadi daya tarik bagi pembeli.

“Saat ini sudah terjual 50% atau 44 unit apartemen dan pembelinya tidak hanya dari Semarang, tetapi juga dari Jakarta dan provinsi lainnya. Targetnya dua tahun selesai pembangunan,” ujarnya di sela Ground Breaking Hotel, Mal dan Apartemen Tentrem Semarang, Jumat. (29/4).

Menurutnya, peluang bisnis properti bakal semakin prospektif untuk lima tahun ke depan, sehingga SidoMuncul menyiapkan dana yang cukup besar untuk investasi properti itu senilai Rp1,4 triliun.

Konsep bangunan Hotel Tentrem, lanjutnya, akan bertahan hingga 50 tahun dan pelaksanaanya d engan menggandeng tenaga ahli bangunan profesional, seperti halnya gedung yang banyak dibangun di Singapura.

Hotel, Mall, dan Apartement Tentrem Semarang dibangun di atas tanah seluas 8.400 m2 dengan luas bangunan 85.000 m2 dan berdiri dua tower karena di belah di tengahnya oleh  jalan Pekunden.

tentrem1

Dengan demikian, di antara dua gedung dengan ketinggian 76 m akan dihubungkan dengan jembatan atau sky bridge yang juga difungsikan sebagai area komersial. Jembatan ini melintas di atas jalan umum.

“Semarang ini tempat terbaik untuk tinggal. Pada 2019, saya yakin ekspatriat sudah banyak yang tinggal di kota ini, sehingga membutuhkan fasilitas seperti ini,” tuturnya.

Hotel yang dibangun itu berbintang lima dan berlogo bunga teratai dengan kapasitas 216 kamar kelas dengan tipe deluxe, premier, executive, dan president suite. Untuk malnya akan diberikan fasilitas super market, meeting room, gym center, utility room, dan bioskop.

“Dengan kehadiran Hotel, Mall, dan Apartement Tentrem Semarang diharapkan dapat mengawali kesiapan Kota Semarang yang mulai menggeliat dan berbenah diri sebagai kota wisata,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan lokasi strategis Tentrem Semarang bisa menarik banyak wisatawan apalagi bersinergi dengan usaha Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang dalam mengembangkan pariwisata contohnya kawasan Kota Lama.

“Hotel Tentrem yang berlokasi di kawasan strategis itu diharapkan, pelancong yang singgah di Kota Semarang dapat pelayanan yang premium. Kota Lama sedang di-review, Pak Wali Kota Semarang terus mendorong,” ujar Ganjar. (rs)

311
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>