Sebarkan berita ini:

17-gulanasSEMARANG[SemarangPedia] –  Gula, sebagai bahan pemanis utama dalam makanan dan minuman merupakan komoditi pokok bagi masyarakat Indonesia, bahkan menjadi kebutuhan pasar dunia. Manfaat gula sebagai sumber energi dan kalori tubuh, menjadikan gula sebagai salah satu bahan makanan pokok.

Penggunan gula kristal putih saat ini memang menjadi kebutuhan yang paling praktis digunakan masyarakat. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi,  tuntutan efisiensi terhadap pengolahan gula itu kini beraneka jenisnya.

Tuntutan efisiensi itula,h menjadi dasar dari PT Gula Energi Nasantara, (Gulanas), produsen gula cair tebu menciptakan gula murni yang ekonomis praktis dan higienis.

Kristadi Arie Wibowo, Marketing Director PT Sekawan Barokah Jaya, distributor tunggal produk Gulanas mengatakan produk Gulanas melalui tahap pemurnian dimana dilakukan pengambilan kotoran yang terkandung dalam nira tebu, sehingga menghasilkan gula cair yang jauh lebih bersir dibandig gula kristal dan gula merah.

“Bahan sama – sama dari tanaman tebu, namun hasil dari gula yang didapatkan antara gula cair dan gula kristal jauh beberbeda,” ujarnya

Kristadi Arie mencontohkan untuk satu kilogram gula pasir secara umum dicairkan akan menghasilkan 500 mili liter gula cair dengan tingkat kemanisan 47 break. Sedangkan dengan proses yang serupa dan bahan dasar yang sama berupa tebu, dihasilkan tingkat kemanisan 67 break.

“Kandungan yang dihasilkan keduanya berbeda. Gula pasir lebih cenderung monosakarida tidak ada glukosa dan fruktosa, hanya pemanis saja, sedangkan gula cair kandungan nutrisi ada semua,”tutur Kristadi Arie

17-gulanas1Menurutnya, untuk saat ini pemasaran produk Gulanas, sudah merambah ke pasar Horeca (Hotel, Restaurant, Cafe and Catering). Meskipun sudah masuk ke bidang food service, tetapi masih terdapat kendala sedikit soal mindsite yang lebih cenderung penggunaan gula cair.

“Mindset pasar horeca saat ini masih konvensional, dimana masih menggunakan gula kristal atau batu yang dicarikan padahal hal tersebut kurang efisien. Padahal gula kristal yang dicairkan terjadi fermentasi yang kekuatanya hanya lima jam, di atas itu akan menimbulkan bau, keruh dan kecut,” tuturnya.

Dia menuturkan produk gula cair, Gulanas lebih fresh, tahan lama, tanpa pengawet, tekstur kekentalannya terjaga dan bebas gluten serta fruktosa tinggi.

Jika tertarik untuk mendapatakan produk Gulanas itu, sekarang sudah tersedia di berbgai market retail di Kota Semarang dan Jawa Tengah.

Produk gula cair ini menyediakan kemasan yang menarik mulai dari berupa botol, drigen, ataupun Refill dengan takaran mulai 250 ml sampai 2000 Kg. (RS)

1.419
Sebarkan berita ini:

One Comment

  1. Apakah saya bisa mendapatkan harga khusus untuk pembelian gula putih cair 5 liter jika membeli 100 jerigen per minggu ?
    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>