Sebarkan berita ini:

14-mr-khanSEMARANG[SemarangPedia] – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menjatuhkan hukuman mati terhadap terdakwa Gembong narkoba jenis sabu yang tertangkap di Jepara, Muhammad Riaz alias Mr Khan, Senin. (14/11)

Hukuman mati itu, dibacakan Ketua Majelis Hakim, Lasito dalam sidang putusan Kasus Penylundupan Narkotika jenis sabu seberat 97 Kg di kabupaten Jepara beberapa waktu lalu.

Dalam Persidangan Hakim menyebutkan terdakwa Khan berperan memberi infomasi mengenai lokasi penyimpanan sabu di dalam genset, untuk dibawa ke sebuah gudang di Jepara, Jawa Tengah  dan terbukti melanggar pasal Pasal 113 ayat 2 juncto Pasal 132 Undang-undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Selain itu, terdakwa juga mengusahakan dokumen transportasi, memberi perintah pembayaran genset berisi sabu-sabu seberat 97 kilogram, kepada terdakwa Julian Citra Kuniawan,” ujar Lasito.

Hukuman mati yang dijatuhkan hakim ini, sesuai dengan tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum.

Sementara itu, barang bukti berupa mobil Ford putih dan Surat Tanda Nomor Kendaraan yang dipakai pelaku agar dirampas negara. Sedangkan barang bukti sabu telah dimusnahkan.

Atas putusan hukuman mati oleh Hakim Pengadilan Negeri Semarang, Setelah konsultasi dengan penasehat Hukum, Mr. Khan mengajukan upaya hukum selanjutnya dengan melakukan banding.

Usai Sidang kuasa hukum Mr Khan, Yuda Bima Putra, mengungkapkan keberatannya terkait vonis hukuman mati yang dijatuhkan hakim terhadap kliennya. Menurutnya, pasal 113 yang disangkakan kepada Khan masih belum menyeluruh.

“Kami meragukan originalitas bukti ITR yang menyatakan bahwa Joe Alexander adalah Mister Khan. Banyak yang belum lengkap.  Padahal saksi ahli meragukan bukti ITR tersebut, maka kami berkeputusan untuk melakukan banding,” tutur Yuda.

Setelah mendengar keputusan hakim, terdakwa Mr  Khan memutuskan untuk mengambil upaya hukum lanjutan.

“Setelah konsultasi dengan penasehat hukum, kami akan melakukan banding yang mulia,” ujarnya.

Penyelundup sabu asal Pakistan ini ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 27 Januari 2016, setelah upaya menyelundupkan sabu di dalam 194 genset dari Guangzhou China berhasil diketahui petugas.

Selain Mr Khan, ada tujuh terdakwa lain dalam kasus yang sama bersiap menghadapi vonis hakim. Dua merupakan WNA mereka terdiri Faiq Akhtar asal Pakistan dan Philip Russel dari Amerika Serikat. Selain keduanya, ada lima warga Indonesia yakni Didi Triono, Peni Suprapti, Citra Kirniawan, Restiyadi Sayoko, dan Tommi Agung Priambudi. (HN/RS)

192
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>