Sebarkan berita ini:

IMG-20160622-WA0002SEMARANG [SemarangPedia] – Berdasarkan Perda No. 4 tahun 2009 bahwa Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) adalah lembaga kemasyarakatan yang dibentuk warga Kelurahan untuk membantu Kelurahan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta menumbuh kembangkan swadaya masyarakat dalam pembangunan.

Pasalnya fungsi lembaga ini sangatlah strategis, karena merupakan “think tank” kelurahan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan kelurahan, selain itu juga sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat dalam membangun wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Semarang ketika bertatap muka dengan pengurus LPMK, di Gedung Moch Ichsan Lt.8 Ruang Lokakrida Balaikota Semarang, (22/06).

Keberhasilan dalam membangun kota Semarang menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, tidak bisa lepas dari peran LPMK. “Saya melihat bagaimana peran para pengurus LPMK ditengah kesibukannya, menyempatkan bagaimana cara untuk memajukan wilayahnya agar masyarakatnya sejahtera,” kata Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Sementera itu, Ketua LPMK Kota Semarang Achmad Fuad, dalam sambutannya menyatakan, bahwa pihaknya sudah menerima pencairan dana anggaran program kegiatan tersebut dari Pemerintah Kota Semarang melalui masing-masing kelurahan dan Kecamatan. “Namun, dalam pelaksanaannya masih ada beberapa kendala teknis dilapangan, melalui forum ini Temu Muka LPMK bisa mendapatkan arahan atau petunjuk dari Wali Kota Semarang terkait pemanfaatan anggaran kegiatan dengan baik,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Hendi menjelaskan, bagi pengurus LPMK yang anggarannya belum terserap tidak perlu cemas sepanjang anggaran tersebut digunakan sesuai dengan regulasi maka tidak akan menjadi masalah. “Saya mengingatkan agar pengurus LPMK terus menjalin komunikasi dengan Kelurahan maupun Bapermasda agar semua kegiatan berjalan sesuai dengan aturan yang ada,” kata Hendi.

Dalam pogram ini, Hendi menambahkan, yang penting semua harus kerja bareng, sengkuyung, kota ini butuh peran serta masyarakat. “LPMK merupakan merupakan mitra Pemerintah karena dapat meringankan kerja Pemerintah. Mari bersepakat bahwa kota ini akan menjadi lebih baik dan lebih hebat,” ajak Hendi.

Lebih lanjut Hendi juga menjelaskan, Kota Semarang harus jadi Kota Pintar dan Kota Tangguh. “Maksudnya Kota Pintar adalah dapat mewujudkan kemajuan teknologi dalam pembangunan kota, sementara Kota Tangguh adalah Kota yang dimana dapat mengatasi masalahnya sendiri”, pungkasnya.

167
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>