Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi direncanakan jadi orang pertama di Kota Semarang yang akan divaksin Covid-19 Sinovac. Penyuntikan dijadwalkan di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Kamis, (14/1) pukul 09.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam mengatakan saat ini Pemerintah Kota Semarang(Pemkot) telah memiliki 38.240 vaksin untuk 18.710 tenaga kesehatan.

“Kami telah menerima vaksin sebanyak 38.240 vial yang setara dengan 19.120 sasaran, karena satu orang akan divaksin dua kali. Sedangkan untuk jumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Semarang ada 18.710, sehingga untuk tahap I pemberian vaksin kepada nakes bisa terpenuhi,” ujarnya, Rabu (13/1).

Sedangkan rencana penyuntikan pertama vaksin Covid-19 Sinovac kepada Wali Kota Semarang, disusul 9 pimpinan daerah lainnya yang akan divaksin bersamaaan.

“Hari Kamis ini yang akan disuntik vaksin ada 10 orang dari jajaran pimpinan daerah, termasuk Pak Wali. Dan untuk yang pertama kali divaksin sendiri rencananya beliau (Hendi) di Puskesmas Pandanaran,” tuturnya.

Hakam menambahkan dengan diberikannya vaksin yang pertama ke Wali Kota, diharapkan masyarakat dapat semakin yakin dan mantab untuk juga menerima vaksin tersebut.

“Pointnya adalah vaksin yang diberikan untuk vaksinasi massal di Kota Semarang ini aman dan halal. Dibuktikan dengan vaksin tersebut Kota Semarang pertama kali disuntikkan kepada Pak Wali, yang mana jika tidak baik, pasti tidak akan dilakukan,” ujarnya.

Bahkan Hendrar Prihadi sebelumnya telah menyatakan dirinya siap pada berbagai skema dalam pembagian vaksin Covid-19 di Kota Semarang. Mengingat dia merupakan penyintas covid-19 dengan  antibodi yang cenderung tinggi terhadap virus tersebut, sehingga dimungkinkan tidak menjadi kelompok prioritas penerima vaksin.

“Prinsip kami, kalau seorang Wali Kota harus divaksin dulu kami siap. Tapi kalau saya mendengar orang yang pernah terkena covid tubuhnya jauh lebih kuat, jika harus yang lain dulu pun kami juga siap,” tutur Hendi panggilan aktab Hendrar Prihadi itu.

Pembagian vaksin di Kota Semarang telah dipastikan kesiapannya secara menyeluruh. Baik sarana prasarana, SDM, sistem, dan tempat pelayanan semuanya telah disiapkan. Pelaksanaannya dilakukan dengan sistem antrian, sehingga tidak berkerumun dengan pembatasan 15 orang setiap sesi. Vaksinasi akan dilakukan di 58 titik yaitu 37 puskesmas, 19 rumah sakit, dan satu balai kesehatan masyarakat (balkesmas).

Hendi meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir terkait jatah vaksin yang ada. Tahap pertama ini untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu, namun tidak perlu khawatir kelompok masyarakat yang lain juga akan memperoleh vaksinasi pada tahapan berikutnya. (RS)

29
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>