Sebarkan berita ini:

hendi polemik sman 3SEMARANG [SemarangPedia] – Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta semua pihak, termasuk Menristek Dikti M Nasir, untuk bisa menahan diri terkait polemik yang terjadi di SMAN 3 Semarang.

Di sekolah itu terdapat 380 siswa jurusan IPA reguler yang semuanya gagal masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016.

Menurutnya, lebih baik bersama-sama mencari solusi yang terbaik bukan mencari pihak yang salah.

“Jadi saran saya baik itu pak Menteri, atau siapapun ya kita tahan diri dululah supaya kondusif, tidak gaduh kita cari solusi yang terbaik,” ujarnya usai sholat Jumat di SMAN 3 Semarang, Jumat (13/5).

Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan saat ini tim yang sudah dibentuk terdiri orang tua siswa sebagai wakil murid dan pihak sekolah yang dimediasi oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti. Tim kini sedang mencari sebuah kebenaran dari sistem yang dikatakan keliru oleh pemerintah pusat. Tim juga bekerja keras melakukan audit data sehingga semuanya terbuka jelas.

“Saya mempersilahkan Wakil Walikota mendampingi tim untuk mencari kebenaran. Sak Jane (sebenarnya) kelirunya di mana, biar orang tua siswa tuntas memahami polemik yang terjadi di SMAN 3 Semarang, agar kedepannya dunia pendidikan di khususnya di Kota Semarang menjadi lebih bagus lagi,” tuturnya.

Hendi mengisyaratkan masih ada waktu untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan kepada guru diharapkan mampu memberikan pembekalan untuk siswa agar di SBMPTN bisa diterima.

“Diharapkan jangan ada saling menyalahkan tapi harus mencari solusi bersama dari polemik ini, sebagai bukti yang terjadi pada SMAN 3 Semarang sebagai SMAN favorit yang ada di Kota Semarang,” ujarnya.

121
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>