Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemuda diharapkan harus dapat menjadi pahlawan yang mampu mengukir prestasi yang bermanfaat bagi negara dan bangsa, bukan pahlawan yang harus berjuang mengangkat senjata melawan penjajah.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatkan pemuda masa kini bukan waktunya lagi untuk berperang mengangkat senjata melawan penjajah. Namun, harus emmapu menjadi pahlawan yang mengukir prestasi bagi negara dan bangsa.

“Saat ini sudah tidak ada lagi perang di Indonesia dan seorang pahlawan dicptakan untuk berprestasi, termasuk para poemuda-pemudi harus bisa mewujudkan sebuah prestasi yang tulus, ikhlas tanpa pamrih, dan bermanfaat untuk bangsa negara serta lingkungan sekitar,” ujarnya sebelum membuka acara sarasehan kepahlawanan dan pertemuan antargenerasi di Balai Kota Semarang, Senin. (4/11)

Sarasehan kepahlawanan itu menampilkan narasumber DR Sudartho dari DHD 45 Provinsi Jateng, Kesbangpol Pemkot Semarang, Ketua Karangtaruna Gde Ananta Wijaya, Ketua LVRI Hari Widodo, Pepabri, PWRI, Pelaku Pertempuran 5 Hari Kota Semarang, berbagai Ormas dan Pelajar di Kota Semarang.

Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi itu menuturkan pasangan pemuda yang menjadi pahlawan di Indonesia saat ini adalah seperti pebulutangkis Tantowi Ahmad dan Liliana yang menjuarai All England di event olahraga internasional Olympiade.

“Bahkan saat Indonesia terpuruk, Tantowi dan Liliana mengangkat nama harum Indonesia mnenjadi juara dunia bulutangkis. Juara All England merupakan cara lain untuk menjadi pahlawan saat ini,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, masih banyak cara untuk menjadi pahlawan bangsa dengan bersekolah lebih baik, lebih tinggi dari generasi sebelumnya, karena pertandingan yang sesungguhnya adalah ketika masuk di dunia kerja yang nyata.

Menurutnya, jika pemuda saat ini terjebak pada kegiatan rutinitas belaka bakal berpotensi gagal meraih pahlawan berprestasi, mengingat  persaingan dunia pendidikan dan lainya kini semakin ketat.

Peringatan Hari Pahlawan ke-72 yang mengusung tema Perkokoh Persatuan Membangun Negeri yangh digelar Pemkot Seamarang kali ini bertujuan menghormati perjuangan para pahlawan dan juga untuk mempertahankan kemerdekaan.

Kegiatan itu, dimulai dari upacara bendera, tabur bunga di Pantai Tanjung Emas Kota Semarang, ziarah nasional di TMP Giri Tunggal. (RS)

53
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>