Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Calon petahana dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, Hendrar Prihadi (Hendi), keluar sebagai Wali Kota Terpopuler di Indonesia untuk 2020 versi Humas Indonesia.

Predikat tersebut diberikan oleh Humas Indonesia, setelah melalui serangkaian tahapan pengumpulan data pada 6.831 media online lokal, 904 media online nasional, 2.218 media online internasional, dan sejumlah platform sosial media sosial sejak 1 Januari 2020.

Sedangkan untuk pengumpulan data tersebut, Humas Indonesia bekerja sama dengan Kazee Digital Indonesia dalam melakukan monitoring media.

Mewakili Humas Indonesia Asmono Wikan yang merupakan founder PR (Public Relation) Indonesia mengatakan terpilihnya Hendi sebagai Wali Kota Terpopuler di Indonesia didasari atas jumlah pemberitaan positif yang berkaitan dengan dirinya sepanjangan 2020.

Bahkan, tutur Asmono, salah satu isu yang menaikkan popularitas Hendi terkait keberaniannya dengan tidak memberlakukan PSBB di masa pandemi, dan justru membuat terobosan dengan memberlakukan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

“Dalam monitoring kami, secara kuantitatif, exposure kepada Pak Hendi ini angkanya tinggi sekali. Selain itu secara kualitatif, pemberitaan yang muncul dalam monitoring kami mayoritas mengindikasikan exposure positif, sehingga ini menarik untuk dijadikan studi bagi yang lain. Karena itu kami memberikan penghargaan kepada Pak Hendi dalam Anugerah Humas Indonesia 2020,” ujar Asmono.

Menurutnya, monitoring kami, banyaknya langkah – langkah relevan yang diambil beliau di masa pandemi ini telah menjadi magnet exposure bagi dirinya. Ini menarik salah satunya terkait PKM,  yang meskipun berbeda dengan kebijakan daerah lainnya, namun justru disambut positif oleh masyarakat.

Selain Hendrar Prihadi yang keluar sebagai Wali Kota Terpopuler di Indonesia 2020, ada juga nama Abdullah Azwar Anas sebagai Bupati Terpopuler, serta Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster sebagai Gubernur Terpopuler. Kesemua nama itu disebut ada pada kategori pejabat publik terpopuler.

“Kami menyebutnya pemimpin publik terpopuler yang menginspirasi,” tutur Asmono Wikan.

Terkait penghargaan tersebut, Hendi justru memandangnya sebagai hal yang positif, karena berkat kontribusi seluruh awak media, dirinya dapat lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat.

“Saya berterima kasih atas kontribusi sedulur – sedulur awak media yang selama ini membantu saya, dalam menyampaikan informasi, sehingga bisa lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Hendi.

Dengan populer atau tidak, tutur Hendi, yang paling penting adalah informasi bisa tersampaikan, karena pola komunikasi yang baik menjadi dasar penting dalam mengupayakan pembangunan. (RS)

22
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>