Sebarkan berita ini:
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemkot Semarang menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas rencana pembangunan Pasar Johar Permanen di Jalan Agus Salim dengan melibatkan tim ahli, pedagang dan arsitek untuk memberikan masukan.

Sekretaris Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang, Muhammad Irwansyah mengatakan Pasar Johar Semarang yang dibangun pada era 1945-an oleh Herman Thomas Karsten dengan konsep Green Building, terdiri bangunan yang sudah memperhatikan lingkungan dan kesehatan.

“Dengan demikian, kami akan fokus pada cagar budaya agar tetap dipertahankan, diusul pengembangan bangunan baru,” ujarnya, Kamis. (15/9)

Bahkan, lanjutnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sudah mewanti-wanti DTKP untuk hati-hati dalam pembangunan pasar yang melebihi tiga lantai, mengingat pengalaman sebelumnya pasar berlantai tinggi justru kurang diminati masyarakat pedagang dan pembeli.

“Kami juga menunggu Dinas Pasar Kota Semarang terkait pendataan jumlah pedagang agar dalam perancangan Detail Engineering Design (DED) kali ini tepat dan langsung bisa dijalankan. Saat ini DED sudah mencapai sekitar 50%,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menginginkan perancangan DED, Dinas terkait tetap harus memperhatikan 7.000 lebih kepentingan pedagang,  agar mereka kembali dapat tempat yang nyaman di Pasar Johar Baru.

DED diharapkan bisa rampung akhir 2016, sehingga Pemkot Semarang bisa segera mengajukan bantuan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemerintah Pusat untuk merealisasikan pembangunan Pasar Johar baru.

Pasar Johar Semarang, yang merupakan pasar terbesar di Jawa Tengah ludes akibat kebakaran hebat pada 9 Mei 2015, hingga 4.917 pedagang dari sekitar 8.000-an kios kehilangan tempat berjualan.

Sebagai pasar tradisional terbesar di Jawa Tengah sekaligus cagar budaya yang menyimpan banyak sejarah perjalanan bangsa, kebakaran Pasar Johar harus ditangani secara serius. Bahkan diharapkan pembangunan baru tetap memperhatikan konsep konsep Green Building.

.

282
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>