Sebarkan berita ini:
Dok. Humas Pemkot
Dok. Humas Pemkot

SEMARANG [SemarangPedia] – Kinerja Pemerintahaan Kota (Pemkot) Semarang kembali mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat, pasalnya selama kepimpinan Hendrar Prihadi kinerja Pemkot Semarang menurut penilaian Pemerintah Pusat layak untuk mendapatkan penghargaan.

Penghargaan yang diberikan bersamaan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke XVIII ini dihadiri oleh sejumlah jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan sejumlah kepala daerah. Penghargaan yang diterima para kepala daerah berupa tropi dan panji, sehingga bisa diarak di daerah masing–masing. Penyerahan pada kepala daerah kabupaten/kota dilakukan oleh para gubernur di hadapan Presiden.

Parasamya Purnakarya Nugraha suata penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat atas prestasi dan kinerja selama tiga tahun berturut-turut dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana mengacu pada hasil evaluasi terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2012, 2013 dan 2014.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi berdasarkan Keppres RI No 20/TK/Tahun 2016 menerima Tanda kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kala di di Alun-alun Kabupaten Kulon Progo DIY, Senin (25/4).

LPPD merupakan kewajiban Kepala Daerah yang dilaporkan kepada Pemerintah setiap Tahun berdasarkan PP No.3 Tahun 2007 dan dilakukan evaluasi sejak tahun 2009 sesuai amanat PP No.6 Tahun 2008. Ini merupakan upaya menilai keberhasilan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyampaikan, selamat kepada Kepala Daerah yang telah memimpin daerahnya dan berhasil mencapai tujuan Otonomi Daerah seperti yang telah kita lakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kita harus memahami apa yang menjadi tujuan otonomi, yakni untuk kesejahteran masyarakat dengan mengembangan daerah dengan potensi dan kekhasan daerah masing-masing.

“Setiap Daerah memiliki potensi yang berbeda. Tidak bisa diatur dengan aturan yang sama. Melalui otonomi daerah Pemerintah Pusat memberikan kewenangan daerah untuk mengatur daerahnya sendiri,” tutur Jusuf Kalla.

Menurutnya, untuk mencapai tujuan itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan masyarakat serta pengembangan demokrasi, karena otonomi daerah dan demokrasi adalah sesuatu yang harus berjalan beriringan.

“Otonomi daerah juga diperlukan untuk memelihara hubungan antara pusat dan daerah untuk mewujudkan NKRI. Banyak masyarkat dan wilayah yang memiliki kemampuan dan potensi yang harus digerakkan oleh Pemerintah daerah, karena hanya Pemerintah daerahlah yang tahu kelebihan masing-masing. Selain itu partisipasi masyarkat perlu ditingkatkan dalam otonomi daerah melalui peran legeslatif daerah atau DPRD untuk mencapai kemajuan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh aparatur Pemkot Semarang dan Stakeholder dalam membangun Kota Semarang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Semarnag yang telah berpartisipasi bareng-bareng nyengkuyung program pembangunan sehingga berbagai permasalahan yang muncul dapat teratasi”, ujarnya.’

Pihaknya akan terus meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintah dengam pemerintah dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, sehingga Kota Semarang akan lebih maju dan sejahtera dan menjadi Semarang Hebat.

67
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>