Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Manajemen Tentrem Mall Semarang tetap menerapkan aturan Protokol New Normal , dengan menyediakan pendeteksi suhu, masker dan Hand Sanitizer otomatis bagi pengunjung di setiap akses masuk ke mall, menyusul memblundaknya pengungjung sejak dibukanya Mall Megah itu.

General Manager Tentrem Mall & Suites Gustaf Rlandory mengatakan pihaknya juga melakukan Disinfektan setiap hari setelah mall tutup dan pagi hari sebelum mall beroperasional.

Pegangan eskalator di Mall, lanjutnya, telah dilengkapi dengan teknologi yang menggunakan UV sanitizer, sehingga dengan sinar uv, kuman kuman akan mati.

“Kami juga melakukan praktek social distancing pada saat antrian dengan menerapkan garis antrian dengan jarak 120 cm setiap pengunjung dan pada saat menggunakan escalator, kami memposisikan petugas kami untuk memberikan pengarahan kepada para pengunjung untuk memberikan jarak 2 anak tangga escalator antara pengunjung satu dengan yang lainnya,” ujarnya, Senin (24/8).

Namun, menurutnya, karena antusias masyarakat pengunjung sangat tinggi untuk datang dan melihat LED Videotron yang disajikan di ceiling Tentrem Mall, kerumunan pengunjung tidak dapat dihindari.

Dengan demikian, lanjutnya, manajemen bekerja sama dengan aparat terkait seperti jajaran Polsek, Danramil, dan Babinsa untuk melakukan himbauan menjaga jarak serta tetap memperhatikan prokokol kesehatan yang berlaku.

Dia menuturkan dengan beroperasionalnya tenant yang baru beberapa di Tentrem Mall, maka pengunjung hanya terlihat menggerombol di Atrium, mengingat sejumlah toko/restaurant, bisokop, tempat main anak time zone belum dibuka.

“Kami sangat berterimakasih atas sambutan dari masyarakat, akan tetapi besar harapan kami, agar masyarakat Semarang dan sekitarnya tetap memperhatikan himbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan menjaga keselamatan bersama. Kami berharap dengan mematuhi protokol yang berlaku dan mematuhi himbauan pemerintah, pandemi ini bisa segera terlewati sehingga roda ekonomi bisa segera pulih seperti sediakala, “ tutur Gustaf Rlandory.

Dia menambahkan pihaknya juga akan mematikan LED videotron untuk sementara waktu, sebagai upaya untuk mengurangi kerumam pengunjung dan mengutamakan keselamatan serta kesehatan bersama.

Gedung Tentrem Semarang yang didesain dua tower setinggi 76 meter di kawasan Jalan Gajahmada Semarang resmi dioperasikan di tengah masa pandemi pada Kamis 13 Agustus 2020 lalu, sekaligus untuk mengantisipasi membaiknya pertumbuhan industri properti ke depan.

Gedung Tentrem Semarang terdiri Hotel, Mall, dan Apartement dibawah naungan pengelolaan  PT Candi Baru dan dibangun di atas tanah seluas 9.000 m2 dengan luas bangunan 85.000 m2.

Direktur Utama PT Hotel Candi Baru (HCB) Irwan Hidayat mengatakan saat masa pandemi Covid-19 ini inovasi pembangunan dan usaha tidak harus berhenti, sebagai upaya untuk ikut membangkitkan kembali perekonomian dengan tetap mentaati protokol kesehatan anjuran dari pemerintah dan diharapkan masa pandemi cepat berakhir.

Pembukaan hotel dan mall Tentrem berlantai 18 ini, lanjutnya, diharapkan bakal ikut memacu pertumbunan perdagangan di Kota Semarang, mengingat operasional hotel membutuhkan banyak tenaga kerja.

“Untuk hotel, mempekerjakan 250 orang karyawan dan 1.000 orang lebih untuk mall. Selain itu, mall  Tentrem juga menggandeng 15 UMKM kuliner lokal untuk menyajikan makanan khas Kota Semarang,” tutur Irwan.

Hadirnya Gedung Tentrem, hotel, mall dan apatermen Semarang ini akan memberikan kontribusi PAD dari pembayaran pajak PPN, operasional hotel, apartemen, mall, baik berupa PPN, PPh, maupun pajak bumi dan bangunan (PBB) yang diperkirakan akan menyumbang kontribusi pajak senilai Rp30 hingga Rp40 miliar per tahun kepada Pemerintah Kota Semarang. (RS)

130
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>