Sebarkan berita ini:
Ferry Firmawan PhD Ketua BPD Hipmi Jateng

SEMARANG[SemarangPedia] – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jateng akan terus mendorong pengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan melahirkan enterpreneur muda dalam menghadapi ketatnya persaingan usaha di era digital.

Ketua Hipmi Jateng Ferry Firmawan mengatakan sejumlah program tengah disiapkan untuk mengajak para pengusaha muda yang sebagian besar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk peka terhadap pendekatan teknologi dan digitalisasi dalam dunia usaha.

Langkah ini, lanjutnya, dinilai penting untuk menghadapi situasi ekonomi yang kian cepat berubah akibat perkembangan teknologi digital.

”Saat ini dunia usaha bergerak super cepat lewat digitalisasi di hampir seluruh sendi kehidupan. Fenomena disrupsi ini memunculkan peluang baru bagi banyak orang, tapi di sisi lain juga menghasilkan kenyataan pahit berupa limbungnya entitas usaha yang tak adaptif terhadap perubahan,” ujarnya, Sabtu (5/5).

Menurutnya, pengusaha – pengusaha muda harus siap dalam menghadapi persaingan di era digitalisasi yang membawa perubahan usaha begitu cepat, sehingga Hipmi Jateng akan membantu memberi pendampingan bagi UMKM, termasuk mengajak kalangan pesantren bertukar pengalaman tentang kewirausahaan dengan para santri melalui program yang disebut dengan Santrenpreneur.

“Hipmi bertekad untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan merangsang tumbuh enterpreneur muda di Provinsi Jateng,” tutur Ferry sebagai Ketua Hipmi Periode 2017-2020.

Ferry menuturkan Hipmi Jateng pun akan berusaha untuk melahirkan pengusaha tangguh bukan hanya berskala local, tetapi juga bisa bersaing dalam nasional bahkan Internasional, mengingat potensi perkembangan ekonomi di Provinsi ini sangat besar. Pertumbuhan ekonomi di seluruh daerah telah berkembang pesat.

Bahkan, dia menambahkan sejumlah program akan terus ditingkatkan dalam upaya bagaimana para UKM akan menjadi lokomotif perekonomian di Indonesia, dan Hipmi Jateng harus mampu mengambil peran serta perekonomian Jateng dengan mendorong tumbuhnya UKM dan enterpreneur muda.

“Tidak ada yang tidak bisa, kita bekerja bersama-sama, para UKM kita upayakan dan berdayakan dengan sebaik-baiknya, sehingga akan tercipta lapangan kerja dan fiskal di daerah akan kembali normal. Bahkan terus tumbuh dan berkembang yang diharapkan mampu menekan angka pengangguran,” ujarnya.

Usaha kecil menengah, dia menambahkan telah terbukti sebagai sektor yang tak tersentuh krisis ekonomi pada 1998 silam, sehingga menjadi penilaian Hipmi Jateng untuk mendoromng aktivitas UKM menjadi lokomotif perekonomian, selain gencar berupaya melahirkan enterpreneur muda.

Salain itu, tutur Ferry, Hipmi Jateng juga akan membantu Pemerintah Daerah menjadikan Jateng sebagai salah satu wilayah strategis dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, sekaligus menekan angka kemiskinan. (RS)

42
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>