Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak Sabtu siang (25/1) hingga malam, tidak menyurutkan antusiasme pengunjung dalam festival seni dan musik Odyssey yang digelar di ARTOTEL Gajahmada Semarang.

“Hujan turun sejak siang, namun kami sudah menyiapkan alternatif rencana lain jika memang cuaca tidak mendukung,” ujar Anggara Aji Kristiawan, Marketing Communication ARTOTEL Gajahmada Semarang.

Pengunjung sangat antusias hadir untuk meramaikan event ini, 6yang terlihat dengan banyaknya peminat musik yang sudah antri dan hadir di pintu masuk sejak pukul 19.00 WIB.

Festival seni yang digelar di 11/12 Rooftop Bar ARTOTEL Gajahmada ini diawali dengan penampilan dari Om Leo Berkaraoke. Pengunjung pun tampak riuh dan menyanyi bersama, meskipun menggunakan jas hujan yang telah dibagikan oleh panitia sebelumnya.

Penampilan berikutnya Feel Koplo yang tidak kalah seru juga disambut dari pengunjung dan penampilan ditutup dengan penampilan DJ Tiara Dewi. Tidak hanya itu, pesta kembang api nampak ikut memeriahkan gelaran acara Odyssey 2020 ini.

Brian (20), salah satu penonton yang hadir menuturkan senang dengan diselenggarakannya event ini.

“Saya sudah datang dari sore dan sangat senang apalagi event ini free entry, “ tutur Brian.

Melalui rangkaian festival seni dan musik ini, Odyssey diharapkan bisa mengangkat industri seni kontemporer dan musik lokal Indonesia menjadi lebih maju dan para pelaku seni serta musik lokal Indonesia menjadi semakin kreatif untuk terus berkarya hingga dikenal sampai tingkat Internasional.

ARTOTEL Gajahmada – Semarang yang berlokasi di Jalan Gajahmada No. 101, Miroto, Semarang Tengah, merupakan hotel yan didesain dan terinspirasi dari karya seni, yang menampilkan karya asli para seniman kontemporer lokal Indonesia, seperti seniman Indonesia papan atas Eko Nugroho.

Selain itu, juga 5 seniman kontemporer Indonesia terdiri Diela Maharanie, Ummi Damas, Horestes Vicha, Bunga Jeruk, dan Zaky Arifin. Arsitektur hotel ini adalah karya arsitek Indonesia berkelas dunia, Andra Matin.

Arsitektur Hotel ini adalah hasil karya asitek Indonesia berkelas dunia, Andra Matin, menampilkan 80 kamar artistik khas ARTOTEL dengan pilihan kategori Studio 25, 30, dan 55, dan 2 outlet restoran yaitu Fat Elephant Restaurant yang buka 24 jam dengan interior yang menonjolkan lukisan mural karya Eko Nugroho, 11/12 Rooftop Bar yang terletak di lantai 12, 1 MEETSPACE dengan kapasitas 20 orang, serta ARTSPACE, galeri seni khas ARTOTEL. (RS)

 

 

35
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>