Sebarkan berita ini:

Saint nasionalPATI[SemarangPedia] – Dua pelajar dari SMA PGRI Kayen, Pati berhasil melakukan inovasi dengan temuan bahan baku pesawat dan prsestasinya mampu membawa yang terbaik dalam juara Olimpiade saint tingkat nasional.

Hasil karya dua peljar itu, terdiri Raafi Jaya Sutrisna dan Suprihatin juga mampu menunjukkan tajinya dalam ajang Internasitional Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) atau Olimpiade penemu muda yang digelar di kota Tiblis, Georgia pada 21-23 April lalu.

Perjuangan yang panjang akhirnya dua siswa itu berhasil mengalahkan puluhan project dari 35 negara yang ada, seperti Amerika Serikat, India, Malaysia, Turki, Mesir, Pakistan dan Vietnam.

Kepala SMA PGRI II Kayen Surata, mengatakan dalam lomba itu projek yang dibawa masih sama, yakni kajian karbon aktif kulit singkong dan serat batang pisang sebagai material alternatif untuk industri otomotif kapal dan pesawat.

Menurut Raafi, salah satu siswa itu bahan baku pesawat yang dimaksudkan itu adalah komposit, sejenis pengganti fiber yang dapat digunakan untuk pembuat interior maupun bodi pesawat atau mobil.

Selain lebih hemat, lanjutnya, juga ramah lingkungan. Komposit itu diklaim juga lebih kuat dan lebih tahan api dibandingkan produk yang lain. Namun untuk mendapatkan formula yang pas perlu membutuhkan perjuangan yang cukup berat.

Menurutnya, dengan menggunakan metode trial and error sempat berkali- kali gagal, sebelum mencapai formula yang tepat. Komposisi antara karbon aktif dan seratnya harus pas.

“Jika karbon aktifnya terlalu banyak dan seratnya sedikit maka komposit yang dihasilkan akan lebih tahan api namun daya tariknya sangat lemah,” ujarnya..

Begitu pula sebaliknya, jika karbonnya sedikit dan seratnya terlalu banyak maka komposit yang dihasilkan tidak akan menjadi produk yang baik. Sekalipun daya tariknya menjadi kuat, namun untuk ketahanan pada apinya menjadi lemah.

Pemembuktian kekuatan hasil produknya mereka juga melakukan pengujian komposit karya mereka di Universitas Diponegoro (Undip) dan juga Institut Teknologi Surabaya (ITS)..

Hasilnya produk tersebut layak untuk digunakan. Bahan yang digunakan adalah kulit singkong yang dipanaskan hingga 300 derajat menjadi karbon aktif kemudian dicampur dengan serat pelepah pisang cairan H2SO4, aquades, resin dan katalis.

 

105
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>