Sebarkan berita ini:

2-industriSEMARANG[SemarangPedia] – Pengembangan industri selalu tarik ulur dengan masalah kelestarian lingkungan, namun keduanya bisa direalisasikan beriringan melalui investasi hijau (ramah lingkungan).

Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama berpendapat  investasi hijau merupakan cara berdamai dan strategis dengan pengembangan industri, sehingga pertumbuhan industri dapat terus berjalan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“Satu sisi, berbagai kalangan wajib menjaga lingkungan. Tapi di sisi lain juga perlu diingat, bahwa negeri ini harus berkembang. Sepanjang industri bisa dikelola dengan baik, negara bisa berkembang dan kita bisa mengejar untuk kepentingan masa yang akan datang,” ujarnya di Semarang.

Yos menambahkan dalam memutuskan pendirian industri, bukan hanya sisi hukum yang dikedepankan. Namun,  juga mengutamakan kebijakan dan kearifan dengan menggunakan multidisiplin ilmu.

“Kita harus mencari sinergi di atas keduanya (pengembangan industri dan lingkungan). Karena kalau investasi tidak jalan, bisa dibayangkan, pertumbuhan ekonomi lambat, pengangguran tinggi, sehingga menjadi masalah baru di masakan mendatang,” tutur mantan Dekan Fakultas Hukum Undip itu.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo mengatakan akan selalu terjadi tarik ulur antara pertumbuhan industri dan upaya pelestarian lingkungan.

“Dengan demikian, semestinya ada urun rembug. Hukumnya mengatur seperti apa, kearifan masyarakatnya harus mengatur seperti apa,” ujarnya. (RS)

 

 

72
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>