Sebarkan berita ini:

mbak ita2SEMARANG[SemarangPedia] РWakil Walikota Semarang  instruksikan kepada kepala sekolah SMA dan SMP di wilayahnya melalui Kepala Dinas Pendidikan untuk tidak melakukan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) atau sejenisnya dengan cara perploncoan yang tidak wajar.

Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wakil Walikota Semarang mengatakan, perploncoan yang kerapkali mewarnai MOS yang dilakukan tidak wajar sangat merugikan siswa, lebih baik diganti dengan kegiatan yang positif.

“Saya sudah minta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk bisa diteruskan Kepada Kepala Sekolah SLTA jangan sampai ada perpeloncoan kepada siswa baru saat pelaksanaan MOS,” ujarnya di Semarang, Kamis (14/7).

Menurutnya, idealnya kegiatan MOS bersifat mendidik dan menananamkan karakter yang kuat seperti membersihkan lingkungan pantai.  Kegiatan itu, ditujukan kepada siswa SMA dan sederajat, mengingat Kota Semarang merupakan kawasan pesisir yang kaya potensi kemaritiman.

“Sedangkan bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat diarahkan untuk bersih-bersih di kawasan Kota Lama, karena, Semarang punya potensi wisata di Kota Lama,” tuturnya.

Ita sapaan akrab Hevearita menambahkan untuk kalangan siswa sekolah dasar (SD) dan sederajat yang tidak MOS, bsa ikut melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah masing-masing.

“Usulan ini harus ditindak lanjuti oleh Disdik sehingga bisa dilaksanakan oleh seluruh sekolah. Saya sampaikan kepada Pak Bunyamin, kepala Disdik untuk memantau sekolah,” ujarnya

Terkait perpeloncoan, lanjutnya, yang seringkali dilakukan senior terhadap yuniornya ketika penerimaan siswa baru, merupakan tindakan yang tidak mendidik dan harus dihilangkan, apalagi jika disertai kekerasan.

“MOS itu dikemas dengan kegiatan positif agar anak-anak ini bisa merasa memiliki kotanya. Tidak usah ospek (MOS) yang perpeloncoan ‘kayak’ gitu,” tuturnya.

Seperti diketahui, Penerimaan Peserta Didik (PPD) Kota Semarang sudah berlangsung Juni lalu dan berdasarkan kalender akademik tahun ajaran 2016/2017, hari pertama siswa baru masuk sekolah mulai 18 Juli 2016. (RS)

137
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>