Sebarkan berita ini:

15-Yudy1SEMARANG[SemarangPedia] – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menegaskan saat ini absensi manual di jajaran birokrasi harus mulai ditinggalkan dan beralih ke sistem elektronik.

Menurutnya, melalui absensi elektronik diharapkan disiplin  jajaran birokrasi bisa terpantau sehingga pelayanan publik lebih optimal.

“Sudah kewajiban kami di jajaran birokrasi untuk mendisiplinkan diri dan melayani masyarakat dengan lebik baik dalam hal meningkatkan produktivitasnya. Jadi, kuncinya kan disitu. Sebelum bicara produktivitas dan pelayanan publik, kuncinya adalah bagaimana disiplinnya, bagaimana absensinya, bagaimana cara melakukan absensinya. Ini persoalan sepele, tapi selama ini kita mengabaikan,” ujarnya, di Semarang. Jumat. (15/7)

Tidak hanya absensi, lanjutnya, disiplin dan kehadiran pegawai harus diinformasikan secara terbuka, sehingga masyarakat umum mengetahui seperti apa kedisiplinan dan produktivitas PNS melayani mereka.

“Masyarakat agar tahu sejauhmana kedisiplinan PNS, karena sudah dibayar oleh negara dengan menggunakan uang rakyat,” tuturnya.

Untuk itu,dia menambahkan agar instansi pemerintah bisa menggunakan teknologi yang lebih maju, seperti sensor retina yang memiliki keakuratan tinggi. Di mana, dari sisi harga, tidak terpaut terlalu jauh dari finger print.

“Menggunakan teknologi yang lebih advance, yang lebih maju, seperti sensor retina mata. Tapi tidak usah semuanya langsung baru. Kalau ada finger print-nya ya tetap digunakan. Kalau rusak baru mengadakan (sensor retina). Yang belum ada, tingkatkan teknologinya,” paparnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini sedang menguji coba sistem absensi elektronik yang langsung terkoneksi secara online di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Sistem yang diterapkan di 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mulai Agustus 2016 itu, untuk mengetahui siapa saja pegawai yang hadir tepat waktu, terlambat dan izin. (RS)

 

64
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>