Sebarkan berita ini:

SIDAK KOMISI CSEMARANG [SemarangPedia] – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang melihat dengan banyaknya investor untuk memajukan daerah, selayaknya harus diimbangi dengan persyaratan peraturan yang sudah ada.

Rombongan Komisi C DPRD Kota Semarang meninjau kompleks tempat manasik haji Firdaus Fatimah Zahra di Gunungpati melakukan sidak atas kelengkapan ijin pembagunan.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengakatan, kondisi dilapangan banyak terjadi membangun dulu, sementara untuk perijinan baru diurus belakangan.

Pasalnya memang bener adanya bahwa ijin pembangunan yang dimiliki manasik haji Firdaus Fatimah Zahra terbuki lengkap, “Komisi C mengingatkan investor dengan pembangunan yang dilakukan harus memenuhi persyaratan, yakni Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Keterangan Rencana Kota (KRK),” jelasnya.

“Semuanya telah diatur oleh Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi kesepakatan bersama, jika tetap dilanggar maka Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang harus melakukan teguran maupun sanksi dan tindakan tegas,” ujarnya.

Pilus, sapaan akrab Kadarusman memaparkan, bahwa pembangunan komplek manasik haji Firdaus Fatimah Zahra tidak sesuai dengan IMB dan KRK, pasalnya izin yang dikantonginya hanya item pembangunan tertentu.

“Manasik haji Firdaus Fatimah Zahra yang nantinya dijadikan destinasi wisata relegi Komisi C siap mendukung hal ini, meski menambah bangunan selayaknya dikomunikasikan terlebih dahulu,” ungkap Pilus.

Pihaknya akan segera memanggil pihak Firdaus Fatimah Zahra beserta jajaran dinas terkait untuk membahas pengembangan pembangunan di lokasi tersebut.

Beta Marhendriyanto Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang, membenarkan bahwa IMB yang diajukan oleh Fatimah Zahra dengan pelaksanaan pembangunan di lapangan ada perbedaan.

“Kawasan ini harusnya untuk lahan pertanian, akan tetapi izin pengeringannya sudah dikantonginya, tetapi harus disediakan lahan yang diperuntukan resapan air,” imbuhnya.

Muhammad Iqbal selaku pemilik Firdaus Fatimah Zahra mengatakan, dalam hal ini pihaknya akan segera melengkapi izin-izin serta persyaratkan yang menjadi kelengkapan pembangunan, semuanya memang sudah dalam proses pengurusan.

“Pengembangan pembangunan yang kami lakukan semuanya sudah sesuai aturan yang ada, hanya saja ada beberapa perijinan yang kurang lengkap, dalam waktu dekat ini kami akan segera melengkapi perizinan yang dipersayaratkan,” jelasnya.

359
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>